Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemkot Batu Gelar Skrining Penyakit Jantung untuk Ratusan Siswa SD

IDEA JATIM, BATU – Pemerintah Kota Batu berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan generasi muda sejak dini. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan pendampingan Wakil Wali Kota dalam acara Skrining Penyakit Jantung yang digelar pada Jumat (29/5/2026) pagi di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani.

Kegiatan strategis ini menyasar sedikitnya 300 siswa-siswi kelas V dan VI Sekolah Dasar (SD), serta didampingi oleh 150 orang wali murid. Dalam pelaksanaannya, Pemkot Batu menggandeng Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Malang Raya sebagai mitra lintas sektor.

Turut hadir dalam acara ini Plt. Wali Kota Batu Heli Suyanto, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), serta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batu. Dalam sambutannya, Plt. Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Jantung Indonesia atas terselenggaranya program ini.

Pemkot Batu

Mas Heli sapaan akrab Plt Wali Kota menekankan bahwa deteksi dini adalah kunci utama menyelamatkan masa depan anak-anak.

“Skrining penyakit jantung rematik (PJR) pada siswa SD sangat krusial karena usia 5–15 tahun merupakan masa puncak risiko terjadinya infeksi bakteri pencetus penyakit ini. Langkah preventif ini menjadi fondasi utama untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, produktif, dan bebas dari kecacatan permanen, demi mewujudkan visi Generasi Emas 2045,” kata Heli.

Senada dengan Plt. Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap jalannya skrining kesehatan ini. Menurutnya, kesehatan fisik merupakan modal utama bagi anak-anak untuk dapat menyerap ilmu dengan optimal di sekolah.

“Kami dari Dinas Pendidikan sangat mendukung program ini. Anak-anak yang sehat secara fisik, khususnya kesehatan jantungnya, akan memiliki konsentrasi dan semangat belajar yang lebih baik. Ini adalah investasi jangka panjang untuk pendidikan dan masa depan Kota Batu,” tegas Alfi.

Melalui sinergi antara pemerintah, dinas terkait, pihak sekolah, dan Yayasan Jantung Indonesia, diharapkan kegiatan ini dapat menekan angka risiko penyakit jantung pada anak secara signifikan dan membangun kesadaran orang tua akan pentingnya gaya hidup sehat sejak dini. (*)

Berita Terkini

Ribuan Santri Ponpes An Nur 2 Bululawang Kini Punya Ambulance Baru dari BRI

IDEA JATIM, MALANG - Aktivitas padat di Pondok Pesantren...

Idul Adha 2026, BRI Malang Martadinata Tebbar Puluhan Hewan Qurban untuk Warga Kurang Mampu

IDEA JATIM, MALANG – Momentum Idul Adha selalu menjadi...

MTs Ar Roihan Lawang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Munaqosah Tahfidz

IDEAMALAMNG - MALANG – MTs Terpadu Ar Roihan Lawang...
spot_img
Berita Terkait