Kupas Tuntas Strategi Branding dan Digital Marketing, PD BKMM-DMI Kota Malang Siapkan UMKM Naik Kelas

Ideajatim.id, ​MALANG – Strategi penguatan branding dan optimalisasi digital marketing menjadi kunci utama bagi pelaku usaha lokal agar mampu bertahan di pasar modern. Hal inilah yang dikupas tuntas dalam Seminar “Tantangan UMKM di Era Digital” yang digelar oleh Pengurus Daerah Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid Dewan Masjid Indonesia (PD BKMM-DMI) Kota Malang pada Senin (20/7/2026) di Atria Hotel Malang.

​Seminar yang diikuti oleh 120 pelaku UMKM binaan ini menghadirkan pakar bisnis, Dr. Restu Mila, sebagai narasumber utama. Dalam sesi tersebut, para peserta dibekali ilmu taktis mulai dari cara membangun identitas produk yang kuat, menjaga konsistensi kualitas, hingga memanfaatkan media sosial secara aktif sebagai alat pemasaran berbiaya murah namun berdampak besar.

​Selain fokus pada digitalisasi usaha, seminar ini menegaskan bahwa penguatan ekonomi riil harus berjalan selaras dengan kegiatan spiritual. Ketua PD BKMM-DMI Kota Malang, Dr. Dra. Hj. Mutmainnah Mustofa, M.Pd. (Bu Nyai Ina Dahlan Tamrin), menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi adalah salah satu pilar utama organisasi.

​”Program utama kami meliputi Majelis Ngaji Bareng, Khotmil Al-Qur’an, pembinaan majelis taklim, dan pemberdayaan UMKM. Dakwah dan ekonomi harus seiring sejalan agar syiar Islam semakin luas sekaligus melahirkan UMKM yang mandiri,” terang Bu Nyai Ina.

​Beliau juga mengajak para pelaku usaha untuk tidak gagap teknologi dan mulai memanfaatkan platform digital sebagai strategi pemasaran utama. Pada kesempatan tersebut, beliau turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dr. Hikmah Bafaqih, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, yang selama ini konsisten memfasilitasi dan mendukung pergerakan UMKM binaan PD BKMM-DMI.

​Komitmen untuk mendorong UMKM go digital ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, salah satunya dari BAZNAS Kota Malang. Mewakili Pimpinan BAZNAS, Sulaiman, S.AP. selaku Ketua III menyampaikan bahwa pihaknya siap terus mengawal pelaku usaha mikro melalui bantuan modal dan pendampingan. Hingga saat ini, BAZNAS Kota Malang sendiri telah menyalurkan bantuan usaha senilai sekitar Rp500 juta. Sulaiman juga mengajak pelaku usaha untuk terus menaikkan kelas usaha dengan meningkatkan literasi digital dan jeli melihat peluang pasar.

​Sementara itu, Ketua PD DMI Kota Malang, Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag., yang hadir untuk membuka acara secara resmi, memberikan pujian atas konsistensi BKMM-DMI dalam membangun ekonomi para ibu melalui pembinaan UMKM yang berkelanjutan.
​Prof. Kasuwi mengajak seluruh peserta untuk meneladani Rasulullah SAW sebagai pedagang yang jujur, amanah, dan profesional. Menurutnya, nilai-nilai luhur tersebut harus dipadukan dengan inovasi dan pemasaran digital agar usaha yang dijalankan dapat berkembang pesat dan membawa berkah.

​Acara yang berlangsung di Atria Hotel ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah penyampaian materi dan diskusi interaktif, seluruh rangkaian seremonial ditutup dengan doa keberkahan untuk kesuksesan seluruh UMKM binaan yang dipimpin oleh Dr. KH. Dahlan Tamrin, M.Ag.
​Gelaran ini juga turut dihadiri oleh Ketua Takmir Masjid Agung Jami’ Kota Malang KH. Atoilah Wijayanto beserta jajaran pengurus, yang berkomitmen penuh mengawal UMKM Kota Malang agar semakin tangguh dan berdaya saing di era digital. (*)

Berita Terkini

Mikutopia Incar Pasangan Pre-Wedding Hingga Siapkan 3 Wahana Baru!

IDEA JATIM, BATU – Bosan dengan foto pre-wedding di...

UM Gandeng Kyung In Women University Buka Peluang Beasiswa Full Semester

Ideajatim.id, ​MALANG – Bukan sekadar pertukaran mahasiswa biasa. Kerja...

Dari Beji untuk Pasuruan, Siwalan Mix Legen Jadi Minuman Segar Favorit Musim Kemarau

Ideajatim.id, PASURUAN – Potensi buah siwalan khas Kecamatan Beji,...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img