IDEA JATIM, MALANG — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM) membekali ribuan mahasiswa baru dengan strategi sukses kuliah dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Graha Cakrawala, Rabu (12/8/2026). Lewat gelaran ini, pimpinan tiga departemen—Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan—turut mengenalkan lingkungan akademik sekaligus peluang pengembangan kompetensi global.
Tiga pimpinan departemen yang hadir memberikan pesan kunci agar mahasiswa aktif membangun portofolio sejak semester pertama. Ketiganya yakni Kepala Departemen Akuntansi Diana Tien Irafahmi, Ph.D., Kepala Departemen Manajemen Prof. Dr. Wening Patmi Rahayu, M.M., dan Kepala Departemen Ekonomi Pembangunan Dr. Inayati Nuraini Dwiputri, M.S.
Kepala Departemen Akuntansi, Diana Tien Irafahmi, mendorong mahasiswa untuk tidak segan berkolaborasi langsung dengan dosen. Mahasiswa disiapkan untuk terlibat dalam penelitian, pengabdian masyarakat, leadership camp, hingga program international outbound mobility.
“Mahasiswa diharapkan aktif terlibat bersama dosen dalam penelitian dan pengabdian masyarakat agar memperoleh pengalaman akademik secara langsung. Kami juga hadirkan praktisi dalam dan luar negeri di kelas untuk menjembatani teori dengan kebutuhan profesional,” ungkap Diana.
Di sisi lain, Kepala Departemen Manajemen, Prof. Wening Patmi Rahayu, mengingatkan pentingnya perencanaan studi yang matang. Untuk mencapai kelulusan, mahasiswa Manajemen diwajibkan menuntaskan 146 SKS serta memenuhi batas minimal Kegiatan Rekognisi Ekstrakurikuler (KRE).
“Rencanakan studi dengan baik agar target 146 SKS dan KRE terpenuhi tepat waktu. Manfaatkan pula fasilitas laboratorium, international guest lecture, hingga mobilitas internasional untuk memperkuat keterampilannya,” imbau Prof. Wening.
Sementara itu, Kepala Departemen Ekonomi Pembangunan, Dr. Inayati Nuraini Dwiputri, menekankan nilai strategis dari jejaring para dosen yang banyak berkiprah sebagai tenaga ahli dan dosen tamu di institusi nasional maupun internasional.
“Jangan sia-siakan waktu bersama dosen. Mereka adalah bagian penting dari lingkungan akademik yang membawa pengalaman profesional luas,” tegas Inayati.
Menariknya, ketiga departemen juga membuka peluang percepatan studi melalui program fast track (S1 lanjut S2). Langkah berkesinambungan ini menjadi wujud nyata komitmen FEB UM dalam mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4 terkait Pendidikan Berkualitas, guna mencetak lulusan yang adaptif dan siap bersaing di kancah global. (*)




