Ideajatim.id, MALANG – Reputasi MTsN 2 Kota Malang sebagai madrasah berprestasi kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, datang untuk mempelajari berbagai program unggulan dan tata kelola yang diterapkan di madrasah tersebut.
Rombongan yang dipimpin Ketua KKMTs Kabupaten Boyolali, H. Mujamil, S.H., M.Pd., didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, H. Sri Hotmoko, S.Ag., M.Pd.I., serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, H. Moh. Rosyad, M.Ag., M.Pd., disambut langsung Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, M.Pd., bersama jajaran pimpinan, guru, dan tenaga kependidikan.
H. Mujamil mengatakan kunjungan studi tiru ini menjadi kesempatan penting untuk belajar dari keberhasilan MTsN 2 Kota Malang. Menurutnya, berbagai inovasi yang telah diterapkan dapat menjadi referensi bagi madrasah di Kabupaten Boyolali dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Senada dengan itu, H. Sri Hotmoko menilai budaya kerja yang baik, lingkungan madrasah yang bersih, serta tata kelola yang tertata menjadi bukti bahwa peningkatan mutu pendidikan lahir dari kolaborasi seluruh warga madrasah.
Dalam kesempatan tersebut, Anita Yusianti memperkenalkan tujuh Program Unggulan Malsandatama. Program tersebut meliputi Tahfidz dan Tahsin Al-Qur’an Metode Ummi, Sistem Kredit Semester (SKS), kelas bilingual, kelas olimpiade, penguatan karakter Islami, pemberdayaan masjid sebagai laboratorium agama, serta tata kelola madrasah berbasis digital yang ramah anak dan berwawasan Adiwiyata.
Anita menegaskan seluruh capaian yang diraih MTsN 2 Kota Malang merupakan hasil kerja sama seluruh warga madrasah, dukungan orang tua, komite, serta Kementerian Agama. Karena itu, pihaknya selalu terbuka untuk berbagi pengalaman sekaligus belajar dari madrasah lain demi meningkatkan kualitas pendidikan.
Sementara itu, Wakil Kepala MTsN 2 Kota Malang Bidang Kesiswaan, Muhammad Subkhi, S.Pd., menjelaskan madrasah juga tengah menyiapkan kelas unggulan olahraga sebagai wadah pembinaan peserta didik yang memiliki bakat dan prestasi di berbagai cabang olahraga.
“Program ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan potensi siswa secara utuh, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” pungkasnya. (*)




