IDEAJATIM, MALANG – Lapangan MA Almaarif Singosari dipenuhi suasana religius dan kebersamaan saat madrasah menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda.
Peringatan Maulid Nabi tersebut diikuti pengurus Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa MA Almaarif Singosari.
Mengusung tema “Honoring Our Prophet, Inspiring Our Life”, kegiatan ini tidak ingin berhenti sebagai agenda seremonial. Nilai-nilai kehidupan Rasulullah SAW didorong untuk menjadi bagian dari karakter siswa.

Kepala MA Almaarif Singosari, Khoirul Anam, S.Pd., MM, mengatakan Maulid Nabi menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih dekat sosok Rasulullah SAW sekaligus menerapkan akhlaknya dalam kehidupan.
“Anak-anak diajak untuk mengenal dan meneladani akhlak Rasulullah, seperti jujur, disiplin, peduli, santun, dan bertanggung jawab. Jadi, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW benar-benar terlihat dalam perilaku sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Anam, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori. Keteladanan harus dibiasakan agar menjadi sikap yang melekat pada diri siswa.
Menariknya, peringatan Maulid Nabi tahun ini menjadi bagian dari rangkaian Harlah ke-60 MA Almaarif Singosari. Kegiatan juga dikaitkan dengan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Rangkaian Harlah diisi dengan kegiatan keagamaan, perlombaan, kreativitas siswa, serta kegiatan yang mendorong nasionalisme dan kebersamaan warga madrasah.
“Semangat cinta Nabi harus berjalan bersama dengan semangat cinta tanah air. Kami ingin membangun generasi yang religius, berkarakter, tetapi juga peduli terhadap bangsa dan lingkungannya,” tegasnya.
Memasuki usia enam dekade, MA Almaarif Singosari ingin terus bergerak mengikuti perubahan zaman tanpa meninggalkan jati diri. Anam berharap madrasah semakin Sae Saestu dan semakin dipercaya masyarakat.
Ia menilai, keberhasilan madrasah tidak hanya diukur dari banyaknya penghargaan. Prestasi yang lebih penting adalah ketika alumni mampu melanjutkan pendidikan, bekerja, mengabdi, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Harlah ini kami jadikan momentum untuk bersyukur, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan semangat membawa MA Almaarif menjadi lebih baik ke depan,” pungkasnya. (dor).





