Krisis Kejujuran dan Kemalasan Jadi Sorotan Wisudawan Terbaik Unitri, Yosep Perianto

IDEA JATIM, ​MALANG – Di tengah pesatnya perkembangan zaman, kemalasan dan krisis kejujuran dinilai menjadi tantangan terbesar yang membayangi generasi muda saat ini. Pandangan tegas tersebut disampaikan oleh Yosep Perianto, lulusan terbaik Program Studi Manajemen Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang.

​Menurut pemuda asal Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat ini, benteng utama untuk menjawab persoalan bangsa tersebut terletak pada penguatan karakter, integritas, serta budi pekerti yang konsisten.

​”Tantangan generasi saat ini adalah kemalasan dan kejujuran. Saya melihat Unitri telah berupaya membentuk lulusannya menjadi pribadi yang tekun, jujur, sopan, dan memiliki budi pekerti unggul,” ujar Yosep, Kamis (20/08/2026).

​Prinsip hidup yang teguh itu pula yang mengantarkan Yosep meraih predikat wisudawan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97. Pencapaian berharga ini ia persembahkan untuk mendiang kedua orang tuanya, Pilatus Marson dan Kristina Kanim.

​Menariknya, raihan prestasi akademis mendekati sempurna ini diraih tanpa ambisi berlebih. Yosep mengaku tidak pernah merencanakan untuk menjadi lulusan terbaik sejak awal masuk kuliah. Kuncinya sederhana: belajar dengan tekun, menjaga pikiran tetap terbuka (open-minded), meredam ego, dan fokus pada tujuan.

Baca Juga:  Kemerdekaan yang Berempati di Tengah Duka NTT

​Berbeda dari lazimnya mahasiswa yang aktif di organisasi kampus, Yosep memilih jalurnya sendiri. Ia memilih fokus membangun jejaring relasi di luar kampus agar tetap objektif dan tidak kehilangan fokus pada jalur akademis.

​”Saya bukan tipe mahasiswa yang terlalu berambisi untuk mengejar prestasi kompetisi,” ungkapnya. Bagi Yosep, pengalaman berharga selama berkuliah di Unitri—yang ia sebut sebagai miniatur Indonesia—adalah kesempatan merajut persahabatan lintas daerah, mempelajari ragam budaya, serta memahami bahasa daerah dari rekan-rekannya yang berasal dari wilayah Indonesia Barat, Tengah, hingga Timur.

​Kini, setelah menyelesaikan studi sarjananya, Yosep bersiap melangkah ke babak baru dalam hidupnya. Dengan bekal keahlian manajemen dan nilai-nilai karakter yang dipegangnya, ia siap meniti karier di dunia kerja sesuai dengan minat serta potensi yang dimilikinya. (*)

Berita Terkini

Imigrasi Pasuruan Beri Kemudahan, Difabel, Lansia dan Anak Bisa Dilayani Tanpa Antrean Online

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI...

Pasporia Hadir di CFD Pandaan dan Pasuruan Kota, Imigrasi Pasuruan Dekatkan Layanan Paspor ke Masyarakat

IDEAJATIM.ID PASURUAN – Masyarakat di Kota Pasuruan dan Pandaan...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img