IDEA JATIM, MALANG – Suasana peringatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) di SMPK Mardi Wiyata Malang berlangsung meriah dan penuh semangat. Berbagai kegiatan kerohanian digelar untuk memperdalam kecintaan para siswa terhadap Alkitab. Salah satu agenda yang paling menyedot perhatian adalah Lomba Cerdas Cermat Kitab Suci.
Di panggung perlombaan, para siswa tampil begitu memukau. Setiap tim menunjukkan penguasaan materi yang mengagumkan. Pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan oleh dewan juri mampu dilibas habis.
Ketegangan kian memuncak saat memasuki sesi adu cepat dan tepat. Masing-masing tim saling berebut mengangkat tangan dan menjawab dengan presisi. Aksi saling susul nilai memperlihatkan betapa dalam pemahaman mereka terhadap isi Kitab Suci.
Kepala SMPK Mardi Wiyata Malang, Frater M. Daniel Lando, BHK, mengungkapkan bahwa tradisi mendalami Kitab Suci sebenarnya bukan hal baru bagi sekolahnya. Kebiasaan ini telah ditanamkan secara konsisten setiap hari.
”Setiap hari anak-anak diperdengarkan pembacaan Kitab Suci. Bacaan Injil pada hari itu dibacakan, kemudian ada renungannya untuk mempertegas dan mengajak anak-anak menggali maknanya,” ujar Frater Daniel.
Khusus sepanjang bulan September, pembiasaan tersebut ditingkatkan melalui gerakan membaca Alkitab secara personal. Siswa diajak untuk merefleksikan sabda Tuhan ke dalam kehidupan sehari-hari melalui buku catatan pribadi.
”Khusus di bulan September ini, mereka spesial membaca Kitab Suci. Setelah membaca, mereka mengambil ayat yang menarik, lalu menuliskan alasannya di buku jurnal mereka,” tambahnya.
Melalui kegiatan pembiasaan harian dan kemeriahan lomba BKSN ini, pihak sekolah berharap nilai-nilai Injil dapat membentuk karakter para siswa secara nyata. Pengetahuan Alkitab diharapkan tidak hanya berhenti sebagai hafalan di atas panggung lomba, tetapi juga mewujud dalam tindakan konkret di mana pun mereka berada.
”Kami mencoba bagaimana Kitab Suci tetap menggema di hati anak-anak. Biar bagaimanapun, Sabda Tuhan selalu relevan dengan kehidupan sehari-hari,” tutur Frater Daniel. (*)





