Gandeng RSUB, Pakar FK UB Bagikan Tips Parenting Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak

IDEA JATIM, ​MALANG – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) mengambil langkah nyata dalam merespons tingginya risiko paparan gawai (gadget) dan ancaman bullying pada anak di kawasan padat penduduk. Melalui program pengabdian masyarakat, FK UB menggelar edukasi parenting bertajuk “Ketawanggede Sehat dan Tangguh melalui Edukasi Pengasuhan Anak” di Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Kamis (21/5).

​Sebagai wilayah yang berada di lingkar kampus, Ketawanggede dinilai memiliki dinamika sosial yang kompleks. Kondisi ini membuat anak-anak di wilayah tersebut rentan mengalami gangguan perkembangan psikososial jika tidak mendapatkan pendampingan teknologi yang tepat dari orang tua.

​Melihat urgensi tersebut, FK UB berkolaborasi dengan Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) untuk memberikan intervensi berbasis komunitas yang bersifat preventif.
​Pentingnya Kehadiran Aktif Orang Tua di Era Digital

​Dalam seminar edukasi yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut, pakar kesehatan jiwa FK UB, dr. Frilya Rachma Putri, Sp.KJ(K), menyoroti dampak psikologis penggunaan gawai serta pentingnya menjaga kesehatan mental anak dan remaja. Ia mengingatkan para orang tua bahwa lingkungan digital saat ini menuntut keterlibatan penuh dari keluarga.
​“Penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat memengaruhi perkembangan emosional dan sosial anak,” ujar dr. Frilya di hadapan warga yang hadir.

Baca Juga:  Digitalisasi Warung Kelontong FILKOM dan FEB Raih Pendanaan P2MW 2026

​Lebih lanjut, dr. Frilya menegaskan bahwa peran aktif orang tua tidak bisa digantikan oleh teknologi atau sekadar pengawasan pasif. ​“Oleh karena itu, orang tua perlu hadir sebagai pendamping yang aktif, bukan sekadar pengawas, agar anak dapat tumbuh dengan sehat secara mental maupun sosial,” tambahnya.

​​Melalui kolaborasi strategis ini, para orang tua dibekali dengan strategi pendampingan yang tepat serta keterampilan praktis dalam mengelola screen time (waktu layar) anak. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola asuh (parenting) sehat, sekaligus membangun kualitas ketahanan sosial dan kesehatan mental keluarga di Kelurahan Ketawanggede.

​Tidak hanya memberikan edukasi berupa teori kepada orang tua, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga melibatkan lebih dari 15 anak-anak setempat melalui aktivitas yang menyenangkan, seperti: ​Lomba mewarnai dan lomba menggambar.
​Melalui aktivitas kreatif tersebut, anak-anak diajak memahami penggunaan teknologi secara bijak sekaligus dirangsang minat literasi dan kreativitasnya sejak dini.

​Program terintegrasi ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi warga Ketawanggede dalam membentuk komunitas yang lebih sehat, tangguh, dan suportif bagi tumbuh kembang anak di masa depan. (*)

Baca Juga:  Wujudkan Kampus Inklusif, FIB dan FIA Universitas Brawijaya Gelar Disability Awareness Session

Berita Terkini

Cetak Sejarah Dunia!; Peringati 17 Agustus, Kota Batu Gelar Kolaborasi Olahraga Biliar dan Domino

IDEA JATIM, BATU – Sebuah terobosan bersejarah yang baru...

Karnaval Gebyar PAUD 2026; Cara Isi HUT ke-81 RI Lembaga PAUD se-Kota Batu

IDEA JATIM, BATU - Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu,...

SMA Walisongo Gempol Semarakkan Hari Pramuka ke-65

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – SMA Walisongo Gempol menggelar peringatan Hari...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img