IDEA JATIM, BATU – Usai resmi mengemban amanah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Alfi Nurhidayat menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas menjalankan roda pemerintahan. Ia menyatakan siap mengawal seluruh program strategis demi membawa dampak nyata bagi masyarakat Kota Batu.
Alfi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu atas kepercayaan besar yang diletakkan di pundaknya. Meski mengakui tugas ini bukan perkara mudah, ia optimistis mampu melewatinya dengan kolaborasi yang kuat.
“Saya tidak pernah menganggap ini sebagai tugas yang ringan atau gampang. Tetapi, saya juga tidak menganggap ini berat ketika saya bergerak bersama dengan seluruh elemen masyarakat dan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” ujar Alfi saat ditemui usai pelantikan.
Menindaklanjuti arahan pimpinan, Alfi menegaskan bahwa dalam birokrasi Kota Batu tidak boleh ada ego sektoral maupun visi misi pribadi dari para pejabat. Dimana seluruh instansi harus berkiblat pada visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu. Kemudian memastikan seluruh program kerja dapat terserap dengan tuntas dan memberikan manfaat langsung yang dirasakan masyarakat.
Dalam satu periode kepemimpinan kepala daerah ini, Alfi menargetkan penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas publik yang krusial. Sesuai dengan arahan Wali Kota, ada tiga titik fokus utama yang akan dikejar rrealisasiny Sport Center sebagai wadah pembinaan atlet dan pemenuhan fasilitas olahraga masyarakat.
Selanjutnya Botanical Garden (Kebun Raya) sebagai destinasi hijau baru sekaligus pusat edukasi alam. Dan Mal UMKM sebagai pusat roda ekonomi kreatif untuk menaikkan kelas produk-produk lokal Kota Batu.
“Artinya, kami ingin memastikan visi misi mBatu Sae bisa berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat. Setidaknya ketiga proyek tersebut bisa terealisasi dalam satu periode kepala daerah,” tuturnya optimis.
Menanggapi isu yang beredar terkait adanya pergeseran kursi pejabat (mutasi) atau lelang jabatan (open bidding) kepala OPD dalam waktu dekat, Sekda baru ini memilih untuk bersikap normatif dan fokus pada stabilitas internal.
“Belum ke arah sana. Saya juga belum mendapatkan arahan dari pimpinan untuk itu,” jelasnya. Alfi menegaskan pihaknya masih menunggu instruksi dan arahan lebih lanjut dari Wali Kota. Menurutnya, fokus utama saat ini bukan merombak barisan, melainkan memperkuat sinergitas antar-elemen demi menuntaskan program pembangunan.
Saat ditanya mengenai rencana aksi pertamanya, termasuk kemungkinan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar di Kota Batu, Alfi mengungkapkan bahwa ia memilih untuk merapikan strategi internal terlebih dahulu.
“Yang jelas agenda terdekat adalah saya memperkuat medan dulu,” kata Alfi memberi perumpamaan terkait penguatan konsolidasi internal birokrasi.
Menutup wawancara, Alfi menyatakan bahwa pintu komunikasi kini terbuka lebar. Ia berharap segala sumbatan komunikasi atau ego sektoral yang sempat terjadi di masa lalu bisa segera diurai melalui keterbukaan masukan dari publik.
“Kami membuka diri menerima masukan terbaik kepada kami untuk Kota Batu yang lebih Sae (bagus),” pungkasnya. (*)




