IDEA JATIM, BATU – Ukurannya yang kecil sering membuat serangga luput dari perhatian. Padahal,
kelompok hewan ini memiliki peran besar
dalam menjaga keseimbangan alam, mulai
dari membantu penyerbukan tanaman hingga menjadi bagian penting dalam rantai
makanan.
Melalui Area Insecta, Museum
Satwa menghadirkan ruang pembelajaran yang memperlihatkan betapa beragam dan
menakjubkannya kehidupan serangga. Zona ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi
pengunjung yang mencari edukasi Museum Satwa Jatim Park 2 melalui pengalaman belajar yang informatif sekaligus menarik untuk segala usia.
Memasuki Area Insecta, pengunjung akan disambut dengan koleksi serangga dari berbagai
daerah yang ditata secara sistematis di dalam ruang pamer. Setiap koleksi awetan memungkinkan pengunjung mengamati bentuk tubuh, corak warna, ukuran, hingga
karakteristik unik masing-masing spesies secara lebih jelas.
Penataan yang rapi membuat
setiap koleksi mudah diamati, sehingga proses belajar terasa lebih nyaman dibandingkan
hanya melihat gambar di buku atau media digital.
Beragam jenis serangga dapat ditemukan di zona ini.
Mulai dari kumbang dengan bentuk
tubuh yang beragam, kupu-kupu yang menampilkan corak sayap penuh warna, belalang daun
yang memiliki kemampuan kamuflase menyerupai dedaunan, hingga kepik dengan pola tubuh
yang khas.
Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat mengenal spesies lain seperti kalajengking
cambuk dan laba-laba gua yang memiliki karakteristik unik dan jarang dijumpai dalam
kehidupan sehari-hari.
Keanekaragaman koleksi tersebut menjadikan Area Insecta sebagai
salah satu ruang edukasi satwa yang memperkenalkan dunia avertebrata secara lebih luas.
Pengalaman belajar semakin lengkap melalui diorama yang menggambarkan habitat alami
berbagai jenis serangga. Kehadiran media visual ini membantu pengunjung memahami
bagaimana setiap spesies hidup, mencari makan, beradaptasi dengan lingkungan, hingga
berinteraksi dengan organisme lain di alam.
Pendekatan tersebut membuat materi yang
dipelajari terasa lebih mudah dipahami karena pengunjung dapat melihat hubungan antara
bentuk tubuh serangga dengan habitat tempat mereka hidup. Setiap koleksi juga dilengkapi papan informasi yang memuat nama spesies, klasifikasi ilmiah,
habitat, pola makan, serta berbagai fakta menarik.
Informasi tersebut memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal dunia serangga secara lebih mendalam. Area
ini juga memperkenalkan berbagai konsep biologi yang menarik, seperti anatomi tubuh
serangga, tahapan metamorfosis kupu-kupu dari telur hingga menjadi individu dewasa, serta cara beberapa spesies berkomunikasi menggunakan feromon sebagai bagian dari sistem
pertahanan maupun proses mencari pasangan.
Keunggulan Area Insecta tidak hanya terletak pada kelengkapan koleksinya, tetapi juga pada
cara penyampaian informasi yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Anak-anak dapat mengenal bentuk dan warna serangga dengan cara yang menyenangkan, pelajar memperoleh
referensi pendukung pembelajaran di sekolah, sementara masyarakat umum dapat memperluas wawasan mengenai pentingnya keberadaan serangga dalam kehidupan manusia.
Kombinasi antara koleksi autentik, media visual, dan informasi ilmiah menjadikan kawasan ini
sebagai salah satu destinasi wisata edukasi yang mempertemukan unsur sains dengan pengalaman rekreasi.
Melalui Area Insecta, Museum Satwa juga mengajak masyarakat memahami bahwa serangga
memiliki kontribusi besar terhadap kelestarian lingkungan. Banyak spesies berperan sebagai penyerbuk tanaman, membantu proses penguraian bahan organik, hingga menjadi sumber
makanan bagi berbagai satwa lain.
Pemahaman tersebut diharapkan mampu menumbuhkan
kesadaran bahwa menjaga keberadaan serangga berarti ikut menjaga keseimbangan ekosistem
secara keseluruhan.
Agus Mulyanto, General Manager Jawa Timur Park 2 menjelaskan bahwa Area Insecta
dikembangkan sebagai media pembelajaran yang memperkenalkan keanekaragaman hayati
melalui pendekatan yang mudah dipahami oleh seluruh pengunjung.
“Kami ingin
menghadirkan ruang yang mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap serangga. Melalui koleksi, diorama, dan informasi yang kami sajikan, pengunjung dapat mengenal peran
penting setiap spesies dalam ekosistem sekaligus memahami bahwa konservasi tidak hanya berbicara tentang satwa berukuran besar, tetapi juga makhluk-makhluk kecil yang memiliki
kontribusi besar bagi kehidupan,” Kata Agus.
Sebagai bagian dari edukasi Museum Satwa Jatim Park 2, Area Insecta menghadirkan
pengalaman belajar yang memperlihatkan bahwa dunia serangga menyimpan banyak pengetahuan menarik untuk dipelajari. Koleksi yang lengkap, penataan ruang yang informatif,
serta penyajian materi yang mudah dipahami menjadikan kawasan ini sebagai salah satu
pilihan wisata edukasi yang layak dikunjungi bersama keluarga, pelajar, maupun pecinta ilmu
pengetahuan. Di sini, edukasi satwa tidak hanya menghadirkan pengetahuan baru, tetapi juga mengajak pengunjung membangun kepedulian terhadap keanekaragaman hayati yang menjadi bagian penting dari kehidupan di bumi.
Untuk memperoleh informasi terbaru mengenai jam operasional, promo, dan berbagai
aktivitas menarik di Museum Satwa Jatim Park 2, ikuti Instagram resmi @jatimparkdua.
Rencanakan kunjungan Anda dengan membeli tiket melalui www.jtp.id, lalu jelajahi Area Insecta dan berbagai zona edukasi lainnya untuk merasakan pengalaman belajar yang
menyenangkan bersama keluarga. Informasi tiket dan promo terbaru dapat diakses melalui website resmi jtp.id serta Instagram
dan TikTok @jawatimurpark. (*)




