IDEA JATIM, BATU – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office (BO) Batu terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan. Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, BRI BO Batu sukses mengakselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total nilai mencapai Rp 81.782.000.000,- per April 2026.
Langkah masif ini sengaja dipacu untuk mendorong kapasitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkuat pondasi perekonomian di tingkat daerah.
Branch Office Head BRI BO Batu, Dicky Advia Rahim, mengungkapkan bahwa penyerapan modal kerja ini mayoritas mengalir ke sektor-sektor produktif. Dari total dana yang bergulir, Sektor Pertanian menjadi primadona dengan serapan mencapai Rp 24,1 Miliar atau sekitar 29,5 persen.

“Sektor produksi yang kami sasar mencakup bidang pertanian, perkebunan, peternakan, hingga industri jasa lainnya. Sektor-sektor inilah yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di Kota Batu,” ujar Dicky.
Ia juga menambahkan bahwa potensi besar di wilayah sekitar, seperti pertanian tebu dan palawija, menjadi fokus bidikan BRI. Kehadiran pembiayaan yang mudah dan memadai ini diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi para petani dan pelaku usaha untuk naik kelas, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah.
Penyaluran KUR ini bukan sekadar program musiman, melainkan wujud implementasi BRI dalam mendukung target capaian Astacita Pemerintah. Fokus utamanya adalah memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM, pemerataan pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja baru.
Namun, BRI menegaskan bahwa intervensi mereka tidak berhenti pada aspek permodalan semata. Ada tanggung jawab moral untuk memastikan usaha para debitur bisa tumbuh secara berkelanjutan (sustainable).
Oleh karena itu, BRI BO Batu turut memberikan fasilitas pendukung berupa edukasi finansial untuk membantu pelaku usaha mengelola arus kas secara bertanggung jawab. Kemudian pendampingan usaha untuk membimbing UMKM dalam menghadapi tantangan pasar.
Serta pelatihan digitalisasi dalam mendorong para pelaku usaha agar melek digital dan mampu memanfaatkan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar.
Dengan strategi yang terfokus pada sektor-sektor produktif, BRI Branch Office Batu optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif di tingkat lokal.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku UMKM. Tidak hanya memberi modal, tapi juga membekali mereka dengan pelatihan usaha dan program pemberdayaan. Kami ingin memastikan pelaku usaha lokal siap go-digital, meningkatkan kapasitas usahanya, dan benar-benar naik kelas,” pungkas Dicky. (*)




