Herman Aga

Herman Aga, lahir di Kota Batu Jawa Timur. Mencintai dan intens di dunia sastra, film, teater dan fotografi.
Menulis beberapa buku kumpulan puisi, kumpulan cerpen, dan buku biografi diantaranya:
Melancholic Pop, Revolusi Bicara, Melancholy Kota Batu, Pleedoi, Sidik Jari Seniman Sejati, Indonesia Rumah Saya, Berguru Kepada Kebaikan, Cinta Gugat, Jejak Batu. Novel Codex:Tumapel, Resonansi, DIX, Cinta Kelu Arga.
Selain itu juga terlibat dalam beberapa produksi film baik sebagai acting coach, pemain, skenario dan crew diantaranya:
9 Summer 10 Autumns 9 Summer 10 Autumns, Sepatu Dahlan, Lingkaran Kekerasan, Four Season in Java, Loser Backpacker

KOTA BATU: DI ANTARA AIR DAN INGATAN

Kota Batu,barangkali mula-mula adalah tubuh yang dibangun oleh hal-hal yang tidak bersuara: oleh kabut yang singgah di bahu ...

Gerakan Sosio-Ekologi Sabers Pungli di Kota Batu

Kota Batu selama ini dikenal sebagai ruang yang tumbuh dari kelimpahan ekologis: bentang pegunungan, udara sejuk, tanah yang subur,...

DIAMNYA WAKTU

Kita telah berjalan sejauh waktu mengizinkan luka menjadi bahasa,dan diam menjadi rumahbagi yang tak sempat kita ucapkan.Di luar sana,negeri...

Brantas

Kadang sungai itu seperti ibu tuayang terus memasak untuk anak-anaknyameski dapurnya dibakar sedikit demi sedikit. Kita, manusia abad ini,mewarisi sejarah...
spot_imgspot_img
E-Paper / Cetak