Herman Aga

Herman Aga, lahir di Kota Batu Jawa Timur. Mencintai dan intens di dunia sastra, film, teater dan fotografi.
Menulis beberapa buku kumpulan puisi, kumpulan cerpen, dan buku biografi diantaranya:
Melancholic Pop, Revolusi Bicara, Melancholy Kota Batu, Pleedoi, Sidik Jari Seniman Sejati, Indonesia Rumah Saya, Berguru Kepada Kebaikan, Cinta Gugat, Jejak Batu. Novel Codex:Tumapel, Resonansi, DIX, Cinta Kelu Arga.
Selain itu juga terlibat dalam beberapa produksi film baik sebagai acting coach, pemain, skenario dan crew diantaranya:
9 Summer 10 Autumns 9 Summer 10 Autumns, Sepatu Dahlan, Lingkaran Kekerasan, Four Season in Java, Loser Backpacker

DIAMNYA WAKTU

Kita telah berjalan sejauh waktu mengizinkan luka menjadi bahasa,dan diam menjadi rumahbagi yang tak sempat kita ucapkan.Di luar sana,negeri...

Brantas

Kadang sungai itu seperti ibu tuayang terus memasak untuk anak-anaknyameski dapurnya dibakar sedikit demi sedikit. Kita, manusia abad ini,mewarisi sejarah...
spot_imgspot_img
E-Paper / Cetak