Ukir Prestasi Gemilang, Lulusan MIN 1 Kota Malang Raih Puncak Capaian Akademik dan Non-Akademik

IDEA JATIM, ​MALANG – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang kembali menorehkan catatan emas lewat capaian luar biasa para lulusannya di penghujung tahun ajaran ini. Tidak tanggung-tanggung, madrasah binaan Kementerian Agama ini sukses memborong prestasi dari berbagai lini, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sekaligus mencatatkan nilai rata-rata Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang melampaui rata-rata provinsi dan nasional.

​Kepala MIN 1 Kota Malang, Siti Aisah, S.Ag., M.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas dedikasi serta kerja keras seluruh siswa kelas 6. Menurutnya, tren prestasi siswa dari tahun ke tahun terus menunjukkan grafik kenaikan yang signifikan.

​Di bidang akademik, salah satu pencapaian paling membanggakan diraih dalam ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Pada kompetensi tingkat nasional tersebut, MIN 1 Kota Malang berhasil mencapai puncaknya dengan menyabet tiga medali emas sekaligus.

​”Alhamdulillah, untuk OMI kemarin kita berhasil mencapai puncaknya dengan mempersembahkan tiga medali emas di bidang akademik,” ujar Siti Aisah saat ditemui di MIN 1 Kota Malang.

​Hebatnya, dominasi prestasi tidak berhenti di ruang kelas saja. Para siswa juga unjuk gigi di bidang non-akademik dengan membawa pulang berbagai trofi dari kompetensi seni dan olahraga, mulai dari lomba menyanyi, menggambar, hingga olahraga. Keberagaman bakat ini membuktikan bahwa MIN 1 Kota Malang sukses memfasilitasi minat dan potensi siswa secara menyeluruh.

​Selain sukses di berbagai turnamen, mutu pembelajaran di MIN 1 Kota Malang juga teruji lewat pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang mengujikan mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
​Berdasarkan rekapitulasi data dari Seksi Pendidikan Madrasah (Penma), nilai rata-rata TKA siswa MIN 1 Kota Malang berada di atas rata-rata nasional dan Provinsi Jawa Timur.

​Madrasah ini mencatatkan pencapaian nilai sempurna (100) di beberapa siswa untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia, dengan nilai tertinggi rata-rata siswa mencapai angka 97. Banyak siswa yang masuk dalam kategori kelulusan “Baik Istimewa” berkat perolehan nilai yang nyaris sempurna tersebut.

​Menutup tahun ajaran bagi kelas 6 ini, Siti Aisah menitipkan pesan menyentuh, baik bagi para lulusan maupun orang tua murid. Dia berharap ilmu yang didapatkan selama enam tahun di madrasah tidak hanya menjadi tumpukan nilai di atas kertas, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

​”Harapan kami, anak-anak bisa terus mengimplementasikan ilmu dari Bapak dan Ibu Guru di jenjang pendidikan berikutnya, baik di sekolah baru maupun di lingkungan rumah,” tutur Siti Aisah.

​Ia juga mengingatkan para orang tua untuk tidak mengendurkan pendampingan meskipun anak-anak mereka kini tumbuh semakin besar. Sinergi antara alumni yang telah “dicetak sedemikian rupa” dengan pengawasan orang tua diharapkan mampu menjaga mereka agar tetap berjalan di koridor norma agama, masyarakat, bangsa dan negara. (*)

- Advertisement - SPMB

Berita Terkini

Hebat! Kota Batu Raih Opini WTP 11 Kali Beruntun, Pendapatan 2025 Tembus Rp 1,09 Triliun

IDEA JATIM, ​BATU – Pemerintah Kota Batu kembali menorehkan...

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Batu Lepas 183 Petugas Lapangan

IDEA JATIM, ​BATU – Langkah besar untuk memetakan roda...
spot_img
Berita Terkait