IDEA JATIM, MALANG – Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti Universitas Islam Malang (UNISMA) saat ribuan senyum ceria terpancar dari wajah anak-anak yatim yang hadir dalam acara Program Amal dan Kepedulian Anak Yatim. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 1.500 anak yatim piatu dari berbagai panti asuhan berkumpul dalam momen yang penuh berkah di Gedung Bundar Unisma, Kamis (25/6) kemarin. Acara ini merupakan bentuk kolaborasi kemanusiaan yang mendapat apresiasi luar biasa berkat kerja sama erat antara UNISMA dan Minhaj Welfare Foundation, sebuah lembaga sosial kemanusiaan internasional.
Managing Director Minhaj Welfare Foundation, Mr. Faisal Hussain, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kehormatan yang mendalam atas terselenggaranya acara ini. Dia menekankan bahwa kehadiran ribuan anak-anak tersebut telah membawa energi positif, harapan, dan kehangatan yang luar biasa ke dalam ruangan. “Hari ini kita berkumpul untuk sebuah acara yang sangat bermakna. Acara ini bukan sekadar tentang satu hari untuk memberi, tetapi merupakan tonggak sejarah penting bagi masa depan kita bersama,” ujar Faisal Hussain melalui daring.
Dalam kesempatan tersebut, Faisal juga menyampaikan terima kasih dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada jajaran tokoh penting yang mendukung penuh visi kemanusiaan ini, seperti Dr. Mukhtar Data selaku Sekretaris Dewan Pengawas, Profesor Badat Mukhid dari Dewan Pengawas, dan Bapak Sugianto dari Direksi Eksekutif Yayasan.
Apresiasi serupa ia sampaikan kepada Rektor UNISMA Prof. Drs. Junaidi beserta seluruh jajaran wakil rektor yang telah menyambut mereka dengan keramahtamahan yang luar biasa, serta para pengasuh yang tanpa lelah merawat anak-anak yatim dengan kasih sayang tanpa syarat setiap harinya.
Lebih dari sekadar aksi santunan, momen berharga ini juga menjadi pintu gerbang bagi kerja sama yang lebih besar. Ke depan, Minhaj Welfare Foundation berkomitmen untuk menjalin kemitraan strategis jangka panjang dengan UNISMA yang akan difokuskan pada pembangunan program-program berkelanjutan di bidang pendidikan, pengembangan potensi pemuda, dan pemberdayaan masyarakat secara luas. Melalui integrasi ini, mereka optimis bisa menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak yang membutuhkan.
“Kami percaya bahwa dengan memadukan ketulusan yayasan kami dengan keunggulan akademik UNISMA, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah dan membuka pintu kesempatan bagi anak-anak ini, serta anak-anak di seluruh dunia,” tambah Faisal.
Melalui kegiatan ini, Minhaj Welfare Foundation ingin mengirimkan pesan kuat kepada anak-anak yatim bahwa mereka sangat dicintai, didukung, dan tidak akan pernah berjalan sendirian dalam menggapai masa depan.
Menutup sambutannya, Faisal berharap kolaborasi ini bisa terus tumbuh dan menginspirasi banyak pihak untuk tidak berhenti menebar kebaikan. “Kami berdoa semoga kolaborasi yang dimulai hari ini akan berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang mengubah kehidupan, baik secara lokal maupun di seluruh dunia,” pungkasnya. (*)



