IDEA JATIM, BATU – Momentum bersejarah bagi dunia suporter Malang Raya terjadi di Hotel Selecta, Kota Batu, pada Minggu (21/6/2026). Musyawarah Nasional (Munas) II Aremania Utas resmi ditutup dengan membawa pesan kuat tentang persatuan. Hadir langsung dalam agenda tersebut, Wali Kota Batu Nurochman mengajak seluruh elemen Aremania untuk menjadi motor penggerak persaudaraan sekaligus pionir suporter yang dewasa dan tertib.
Pertemuan skala nasional yang dihadiri oleh perwakilan Aremania dari berbagai daerah ini dinilai strategis. Bukan sekadar agenda organisasi rutin, Munas II ini dirancang sebagai wadah transformasi kultural bagi Aremania untuk melahirkan gerakan suporter yang lebih positif, teratur, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Dalam pidato sambutannya, Wali Kota Nurochman menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi karena Kota Batu telah dipercaya menjadi tuan rumah bagi agenda krusial ini. Bagi Nurochman, esensi utama dari berkumpulnya para suporter ini adalah penguatan rasa persaudaraan yang berakar pada slogan ikonik “Satu Jiwa”.
“Malam ini kita berkumpul untuk bersilaturahmi dan membuktikan bahwa ‘Satu Jiwa’ adalah wujud nyata rasa cinta kita sebagai Aremania. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Batu sebagai lokasi Munas II Aremania Utas. Kami berharap forum ini menjadi batu pijakan penting dalam transformasi menuju kultur suporter yang semakin dewasa dan membanggakan Malang Raya,” tutur Nurochman hangat.

Nurochman juga menekankan bahwa Aremania bukan sekadar kelompok pendukung klub sepak bola, melainkan kekuatan sosial yang besar. Dengan basis massa yang masif, Aremania dinilai punya tanggung jawab moral untuk ikut menjaga kondusivitas, keamanan, dan keharmonisan di wilayah Malang Raya melalui berbagai aksi dan kegiatan yang positif.
Pentingnya agenda Munas II Aremania Utas ini juga terlihat dari jajaran tamu VIP yang hadir dalam acara penutupan. Langkah transformasi Aremania ini mendapat kawalan dan dukungan penuh dari jajaran aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.
Beberapa tokoh penting yang tampak hadir di lokasi antara lain Irjen Pol Nanang Avianto Kapolda Jawa Timur, Jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jawa Timur, Kapolres dari seluruh wilayah Malang Raya dan egenap unsur Forkopimda Malang Raya.
Kehadiran para petinggi ini menjadi simbol komitmen kolektif antara pemerintah, aparat keamanan, dan suporter. Sinergi ini diharapkan mampu membimbing Aremania ke arah yang lebih baik, di mana sportivitas di dalam stadion berjalan selaras dengan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat. (*)




