Ideajatim.id, PASURUAN – Prestasi kembali ditorehkan siswa SMA Walisongo Gempol. Muhammad Wildan Mubarok berhasil meraih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat Kabupaten Pasuruan tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam mengembangkan prestasi akademik sekaligus keterampilan siswa.
Keberhasilan Muhammad Wildan Mubarok pada Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 menambah daftar prestasi SMA Walisongo Gempol, Kabupaten Pasuruan. Kompetisi yang diselenggarakan Forum MGMP Bahasa Arab se-Indonesia tersebut menjadi ajang bergengsi bagi pelajar yang memiliki kemampuan bahasa Arab.
Kepala SMA Walisongo Gempol, Selamet Priyo Utomo, S.Pd., mengatakan prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, guru pembimbing, serta dukungan penuh dari sekolah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih siswa kami. Ini menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang konsisten, siswa mampu bersaing dan meraih hasil terbaik,” ujarnya.Kamis, (6/8).
Menurut Selamet, sekolah terus mendorong peserta didik untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi, baik akademik maupun nonakademik. Langkah itu dilakukan agar siswa memiliki pengalaman, kepercayaan diri, dan semangat berprestasi.
Ia menambahkan, SMA Walisongo Gempol tidak hanya berfokus pada pembelajaran di dalam kelas. Sekolah juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sesuai bakat dan minatnya melalui berbagai program pembinaan.
“Prestasi ini kami harapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya agar terus belajar, berani mencoba, dan tidak takut mengikuti perlombaan. Sekolah akan terus memberikan pendampingan agar lahir lebih banyak prestasi,” katanya.
Selamet juga mengapresiasi peran guru pembimbing yang telah mendampingi siswa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Menurutnya, sinergi antara sekolah, guru, dan siswa menjadi kunci keberhasilan dalam meraih prestasi.
Ke depan, SMA Walisongo Gempol berkomitmen mempertahankan budaya berprestasi sekaligus mencetak lulusan yang unggul dalam akademik, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Harapan kami, siswa tidak hanya berhasil di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu mengharumkan nama sekolah pada kompetisi tingkat provinsi hingga nasional,” pungkasnya. (*)



