Ideajatim.id, Kota Batu – MAN Kota Batu resmi membuka Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menyambut 488 siswa baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung tema Gemantara (Generasi Muda Pancarkan Cahaya Inovasi untuk Nusantara), kegiatan ini menjadi momentum awal membangun karakter peserta didik melalui Kurikulum Berbasis Cinta (Panca Cinta).
Kepala MAN Kota Batu, Drs. H. Farhadi, M.Pd., mengatakan keberagaman asal daerah para peserta didik baru menjadi kekuatan yang harus dirawat sejak hari pertama masuk madrasah. Menurutnya, Matsama bukan sekadar pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga proses menanamkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan semangat belajar.
“Alhamdulillah tahun ini kami menerima 488 siswa baru yang berasal dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Papua, Sumatra, Kalimantan, Bali hingga berbagai daerah di Jawa Timur. Keberagaman ini menjadi modal berharga untuk membangun generasi yang saling menghargai, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Farhadi, Selasa (14/7).

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian MATAMUDA di MAN Kota Batu mengacu pada Kurikulum Berbasis Cinta yang menjadi kebijakan Kementerian Agama. Melalui kurikulum tersebut, peserta didik dibimbing agar memiliki keseimbangan antara kecerdasan akademik, spiritual, sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Lima nilai utama yang ditanamkan meliputi cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta alam dan lingkungan, cinta sesama, serta cinta diri dan tanah air.
“Harapan kami, anak-anak tidak hanya menjadi siswa yang unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, mencintai ilmu pengetahuan, peduli terhadap lingkungan, menghargai sesama, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” tambahnya.

Rangkaian MATAMUDA berlangsung selama tiga hari dengan materi pengenalan lingkungan madrasah, budaya belajar, tata tertib, hingga pembentukan karakter. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengembangan minat dan bakat melalui pertunjukan seni Pesona Nusantara yang dibawakan siswa kelas XI dan XII, Upacara Penerimaan Tamu Ambalan Kepramukaan, serta edukasi literasi digital bertema Bijaksana dalam Bermedia Sosial.
Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap MAN Kota Batu juga terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 800 calon siswa. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, madrasah menambah jumlah rombongan belajar dari semula 11 kelas menjadi 14 kelas bagi peserta didik kelas X.
Farhadi menilai peningkatan jumlah pendaftar merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di MAN Kota Batu.
“Kami bersyukur kepercayaan masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun. Penambahan kelas ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas tanpa mengurangi mutu pembelajaran maupun pembinaan karakter siswa,” pungkasnya. (*)




