Pasca dilantiknya Sekretaris Daerah Kota Batu, jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu menjadi kosong. Momentum ini diharapkan menjadi kesempatan bagi pemerintah Kota Batu untuk memilih sosok pemimpin yang memiliki kualitas, integritas, dan kompetensi yang setara, bahkan lebih baik dari kepala dinas sebelumnya.
Meskipun baru menjabat beberapa bulan, kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan saat ini telah menghadirkan sejumlah kebijakan yang mulai dirasakan manfaatnya oleh dunia pendidikan di Kota Batu. Karena itu, estafet kepemimpinan tidak boleh mengalami kemunduran, tetapi justru harus mampu melanjutkan dan memperkuat berbagai inovasi yang telah dimulai.
Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Batu membutuhkan pemimpin yang berani melakukan terobosan, cepat mengambil kebijakan, dan tidak sekadar menjalankan rutinitas program tahunan.
Pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi Batu di masa depan. Oleh sebab itu, diperlukan figur yang memiliki cara berpikir progresif, mampu membaca tantangan zaman, serta berani mengambil langkah-langkah strategis secara cepat dan tepat demi meningkatkan mutu pendidikan.
Pengisian jabatan itu juga harus mempertimbangkan rekam jejak calon. Jangan sampai amanah besar ini pada akhirnya jatuh pada sosok yang memiliki catatan kurang baik selama memimpin satuan kerja sebelumnya. Integritas dan kepemimpinan yang bersih menjadi syarat penting agar kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan di Kota Batu tetap terjaga.
Kepala Dinas Pendidikan yang baru harus sering turun ke sekolah, berdiskusi dengan guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, murid, dan masyarakat untuk memahami persoalan yang sebenarnya terjadi. Pendekatan dadi arus bawah akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak nyata.
Konkritnya, memimpin dunia pendidikan bukan hanya soal pernah menjadi guru atau memiliki pengalaman birokrasi di Dinas Pendidikan. Jauh lebih penting lagi dari itu adalah memiliki kecintaan dan ketulusan terhadap dunia pendidikan, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berorientasi pada murid dan masa depan generasi di Kota Batu. (*)



