IDEA JATIM, BATU – Ada yang beda dari suasana Restoran Bahagia, Taman Rekreasi Selecta, Kamis (6/8/2026). Suasana hangat bercampur tegang tipis-tipis terasa saat jajaran pejabat dan insan pers berkumpul. Bukan buat rapat formal, melainkan adu pusing tapi seru di atas papan 64 kotak lewat Turnamen Catur Bahagia!

Acara yang diinisiasi oleh Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Malang Raya ini mempertemukan para jurnalis dan perwakilan instansi se-Kota Batu. Turnamen ini dibuka dengan cara yang terbilang unik dan seru.
Wali Kota Batu, Nurochman, langsung turun gunung melakoni laga eksibisi melawan Anggota Komisi IX DPR RI, Andreas Eddy Susetyo. Geseran bidak pertama dari keduanya jadi tanda dimulainya kompetisi yang penuh keakraban ini.
Turut hadir menyaksikan serunya laga pembuka tersebut, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat, Ketua PWI Malang Raya Cahyono, hingga jajaran KONI Kota Batu.
Wali Kota Nurochman memberikan acungan jempol tinggi buat SIWO PWI Malang Raya yang rajin bikin ajang positif. Menurutnya, catur itu bukan cuma soal menang atau kalah, tapi soal gimana cara membangun sinergi sambil ngopi bareng.
“Saya apresiasi banget SIWO PWI Malang Raya. Acara begini nih yang bikin kita makin solid, makin erat kebersamaannya, dan bikin kolaborasi antarlembaga jadi makin cair,” ungkap Nurochman.
Menariknya, Nurochman juga menyamakan permainan catur dengan dunia pemerintahan dan jurnalistik. Dua profesi ini, katanya, sama-sama butuh ketelitian, kesabaran, dan insting mengambil keputusan yang tepat.
“Main catur itu ngelatih kita mikir jernih. Sama persis kaya tugas di pemerintahan atau jurnalis harus cermat, objektif, dan tanggung jawab,” tambahnya.
Dukungan juga mengalir dari Andreas Eddy Susetyo. Anggota DPR RI ini makin semangat mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat demi memajukan olahraga daerah agar bisa terus mencetak atlet-atlet berprestasi.
Turnamen berjalan heboh, penuh tawa, tapi tetap sarat gengsi. Satu hal yang pasti: lewat Catur Bahagia, hubungan antara pembuat berita dan pembuat kebijakan di Kota Batu makin cair dan makin solid! (*)




