IDEA JATIM, MALANG – TUJUH atlet dikirim. Tujuh-tujuhnya pulang membawa medali. Tidak ada yang zonk.
Itulah capaian luar biasa Universitas Waskita Dharma (Unitama) Malang. Di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Antarklub Jawa Timur 2026, baru-baru ini.
Dari tujuh medali itu, rinciannya begini: empat perunggu, dua perak, dan satu emas.
Siapa peraih emas tunggal itu?
Namanya: Ahmad Rizki Ardiono.
Kisah Rizki ini yang menarik. Sangat inspiratif. Dia bukan atlet yang sudah menendang-nendang sejak sabuk putih di usia TK atau SD. Sama sekali bukan. Rizki baru kenal olahraga asal Korea ini justru saat sudah menjadi mahasiswa. Pas masuk kuliah.
Dan sekarang, Rizki sudah semester delapan. Semester tua. Semester yang biasanya dipenuhi pusing kepala urusan skripsi. Tapi di saat teman-temannya sibuk revisi, Rizki justru sibuk latihan fisik. Mematangkan teknik. Menjaga mental.
Hasilnya? Emas!
Di partai final yang super ketat, Rizki harus berhadapan dengan lawan tangguh. Dari kampus ternama di Surabaya: Untag. Tiga babak penuh yang menguras napas. Tapi komitmen Rizki sudah bulat. “Kuncinya kerja sama tim saat latihan, dan komitmen pada diri sendiri,” katanya merendah.
Tahun lalu, Rizki hanya dapat perunggu. Tahun ini naik kelas menjadi emas. Ada progres. Ada grafik yang naik. Itu yang mahal.
Sukses Unitama ini tentu tidak jatuh dari langit. Ada tangan dingin di belakangnya. Namanya Rega Ardy Sugiarto. Dialah pelatih sekaligus motor penggerak UKM Taekwondo di kampus itu. Baru empat tahun UKM itu berdiri, tapi koleksi medalinya sudah belasan.
Rega ini visioner. Cara melatihnya pakai manajemen modern. Dipetakan betul. Mana mahasiswa yang bakatnya di Poomsae (seni), mana yang di Kyorugi (petarung). Tidak asal tunjuk. Sebelum berangkat Kejurprov, mereka digembleng dulu di training center.
Prinsip Rega sederhana tapi mendalam: mahasiswa itu harus matang di dua sisi. Akademik harus jalan, non-akademik harus berprestasi. Biar nanti pas lulus dan terjun ke masyarakat, mentalnya sudah jadi. Tidak kagetan.
Kini, setelah menyapu bersih medali di tingkat provinsi, bidikan UKM Taekwondo Unitama langsung naik kelas: Porprov Jatim!
Tentu, tantangannya lebih berat. Masalah umur juga membatasi. Tapi dengan mentalitas penembus batas yang ditunjukkan Rizki dan kawan-kawan, rasanya tidak ada yang mustahil.
Dari Waskita Dharma Malang kita belajar: berprestasi itu tidak harus menunggu sejak kecil. Asal ada komitmen, di semester delapan pun emas bisa diraih. Hebat!
Inilah daftar mahasiswa Universitas Waskita Dharma peraih medali Taekwondo Kejurprov 2026 :
Elsa Blasingki (Kategori Poomsae) – Medali Perak
Indira Eka Putri Arifin (Kategori Poomsae) – Medali Perunggu
Apliana Rangga Bela (Kategori Poomsae) – Medali Perunggu
William Kadengara (Kategori Poomsae) – Medali Perak
Ahmad Rizki Ardiono (Kategori Kyorugi) – Medali Emas
Deni Hermawan (Kategori Kyorugi) – Medali Perunggu
Vincensius Emanuel Tekege (Kategori Kyorugi) – Medali Perunggu





