IDEAJATIM.ID, MALANG –MTs Surya Buana Malang bersama warga, komunitas lingkungan, mahasiswa hingga berbagai instansi menggelar gerakan bersih Sungai Metro di kawasan Karangbesuki, Kota Malang, Minggu (17/517/5/2026.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan lingkungan tidak hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi juga diterapkan langsung melalui aksi sosial dan pelestarian alam.
Para peserta tampak antusias memunguti sampah di sepanjang sempadan sungai, memilahnya berdasarkan jenis sebelum dikumpulkan ke dalam karung besar.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala MTs Surya Buana Malang, Akhmad Riyadi, S.Si, S.Pd, M.Pd. menyampaikan bahwa gerakan tersebut lahir dari visi sekolah yang menempatkan budaya lingkungan sebagai bagian penting dalam pendidikan karakter siswa.
Menurutnya, berbagai kebiasaan peduli lingkungan telah diterapkan di sekolah, mulai dari membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah hingga program rutin Jumpa Berlin atau Jumat Pagi Bersih Lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan berdampak baik bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan MTs Surya Buana meraih predikat Adiwiyata Kota pada 2025 menjadi motivasi untuk memperluas gerakan lingkungan hingga ke area sekitar sekolah, termasuk Sungai Metro yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.
Tak hanya sekadar aksi bersih-bersih, peserta juga dibekali perlengkapan keselamatan seperti sarung tangan, pelampung dan ban sebelum turun ke area sungai. Berbagai jenis sampah berhasil dikumpulkan, mulai dari sampah organik hingga limbah plastik rumah tangga.
“Kondisi sungai yang belum tertata membuat kami tergerak untuk menginisiasi kegiatan pembersihan bersama warga. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk nyata keterlibatan madrasah dalam menjaga ekosistem lingkungan sekitar,” imbuh Riyadi
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, diantaranya Kelurahan Karangbesuki, DLH, Jasa Tirta, Komunitas Kaliku, Relawan Gimbal Alas, hingga program FOLU Net Sink 2030.
“Ke depan, MTs Surya Buana berharap kawasan Sungai Metro dapat berkembang menjadi ruang edukasi wisata lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus sarana pembelajaran bagi generasi muda,” pungkas Riyadi. (*)




