IDEA JATIM, MALANG – Ada yang berbeda dengan agenda para guru dan tenaga kependidikan (tendik) SMPK Koleksi Santo Yusup (Kosayu) 2 Malang pada Senin (8/6/2026) hari ini. Bukan cuma berdiri di depan kelas atau berkutat dengan koreksian, hari ini mereka kompak meng-upgrade skill lewat agenda keren bertajuk “Hangout & Learn”.
Menariknya, seminar ini tidak diadakan di lingkungan sekolah, melainkan dikemas dengan suasana santai tapi berisi di La Luna Space (Sigura-gura). Sebuah langkah segar untuk menyegarkan pikiran sekaligus menambah amunisi ilmu baru!
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menghadirkan dua sesi materi yang sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan masa kini:
Sesi 1: Menyelami Dunia Remaja bersama Agustinus Tedja Bawana, Ketua Umum JKJT. Sebagai pendidik, memahami dinamika emosi remaja adalah kunci. Di sesi ini, para peserta diajak mengupas tuntas strategi pendampingan remaja agar para guru bisa menjadi mentor sekaligus sahabat yang asyik bagi para murid.
“Guru bukan hanya pengajar, tapi pendamping karakter. Remaja membutuhkan bimbingan di dunia nyata dan maya. Karena kita lahir di zaman yang beda, di gen yang berbeda,” ujar Agustinus Tedja, mengawali materinya. “Pola pikir dan emosi harus kita cermati sebagai proses belajar dan tanggung jawab semua guru. Fenomena FOMO, cyberbullying, krisis identitas semakin meningkat,” tambahnya.
Lalu materi di sesi 2: Level Up Komunikasi lewat Leadership & Public Speaking bersama Santi Djiwandono.
Tidak hanya soal mengajar, seorang guru juga adalah pemimpin di kelasnya. Dalam hal ini Santi membagikan rahasia public speaking yang memukau dan jiwa kepemimpinan yang adaptif agar proses belajar-mengajar di sekolah semakin hidup dan inspiratif.
Melalui agenda Hangout & Learn ini, SMPK Kosayu 2 Malang membuktikan bahwa belajar itu bisa dilakukan di mana saja dengan cara yang menyenangkan. Guru yang terus belajar, adalah kunci lahirnya murid-murid hebat! (*)





