IDEAJATIM.ID, MALANG – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai Wisuda Purnawiyata ke-20 SMK PLUS Almaarif Singosari Tahun Pelajaran 2025/2026, Selasa (26/5/2026) kemarin.
Sebanyak 78 siswa resmi dilepas setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun dengan bekal keterampilan vokasi, karakter islami, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan pendidikan tinggi.
Kegiatan yang berlangsung di gedung sekolah tersebut dihadiri jajaran Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, kepala sekolah dan madrasah di lingkungan yayasan, dewan guru, wali murid, serta tamu undangan lainnya.
Kepala SMK PLUS Almaarif Singosari, Toni Kuswinarto, S.T., menyampaikan rasa bangga atas capaian seluruh siswa kelas XII yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. Menurutnya, wisuda ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk memasuki kehidupan yang lebih luas.
“Tiga tahun lalu wali murid datang menitipkan putra-putrinya kepada kami. Hari ini mereka telah tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa, terampil, berkarakter Islam, dan siap menghadapi dunia kerja, perguruan tinggi, maupun berwirausaha,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga nama baik almamater dan menjadi generasi yang berintegritas serta berakhlakul karimah.
Toni juga menyampaikan, saat ini SMK PLUS Almaarif Singosari juga bekerjasama dengan dunia industri di Taiwan dan Universitas Terbuka (UT). Kesempatan ini bisa manfaatkan bagi semua alumni.
“Tetap jaga almamater dimanapun kalian berada. Kami yakin kalian akan menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat,” imbuh Toni
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari, KH. Anas Noor Salim, S.H., M.H., memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh dewan guru dan siswa yang berhasil membawa SMK PLUS Almaarif Singosari meraih banyak prestasi.
Menurutnya, kemampuan dan keterampilan siswa SMK PLUS Almaarif Singosari mampu bersaing dengan sekolah lain, bahkan terdapat siswa yang berhasil menembus prestasi tingkat nasional.
“Skill siswa tidak kalah dengan SMK lainnya. Kami ingin sekolah ini terus berkembang dengan membangun jaringan yang kuat, termasuk membuka peluang kerja ke Taiwan dan program unggulan lainnya,” kata Gus Anas.
Ia berharap seluruh unit pendidikan di bawah Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari terus meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu mencetak generasi penerus yang unggul dan siap menghadapi perkembangan zaman.
“Pesan kami kepada wisudawan, kalian harus menjadi subjek, jangan menjadi objek yang mudah terpengaruh hal-hal negatif. Jadilah generasi yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Selain itu, apresiasi turut diberikan kepada siswa yang berhasil lolos perguruan tinggi negeri. (*)




