MALANG, IDEAJATIM.ID – Sebanyak 31 siswa SMK PGRI Singosari mengikuti program Trial Class di Program Studi Teknik Mesin S-1 ITN Malang. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan dan perkembangan teknologi di bidang teknik.
Para peserta berasal dari jurusan Teknik Otomasi Industri (TOI), Teknik Elektronika Industri (TEI), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Mereka didampingi Guru BK SMK PGRI Singosari, R. Indah Nurcahyani, S.Pd., dan Siti Aisyah, S.Pd.
Kaprodi Teknik Mesin S-1 ITN Malang, Dr. Eko Yohanes Setyawan, ST., MT., mengatakan bahwa dunia perkuliahan tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membentuk pola pikir mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja.
“Di perguruan tinggi, mahasiswa dilatih untuk berpikir, menganalisis, dan mencari solusi. Kemampuan itu menjadi bekal penting saat memasuki dunia industri maupun menciptakan peluang kerja sendiri,” ujarnya.
Selain mendapatkan motivasi, para siswa juga diajak mengunjungi CAD Studio dan Laboratorium Metalurgi. Mereka mencoba langsung perangkat lunak Autodesk Inventor untuk membuat desain tiga dimensi serta mempelajari proses pengujian material logam.
Devi Septia Rahmadani, siswi jurusan TKJ, mengaku antusias saat mencoba desain 3D untuk pertama kalinya.
“Seru sekali karena saya bisa belajar membuat desain komponen mesin dan melihat proses perakitannya,” katanya.
Sementara itu, Aqmal Brasmastia Widodo dari jurusan TOI mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang material industri dan standar perangkat komputer yang digunakan untuk desain teknik.
Guru BK SMK PGRI Singosari, R. Indah Nurcahyani, menilai program tersebut sangat efektif untuk memberikan gambaran nyata tentang dunia perkuliahan kepada siswa.
“Anak-anak bisa melihat langsung suasana kampus dan praktik di laboratorium. Pengalaman seperti ini membuat mereka lebih mudah menentukan rencana setelah lulus,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, SMK PGRI Singosari berharap para siswa semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. (*)





