Sambut Kejurprov dan Porprov X Jatim 2027, Porserosi Kota Malang Gembleng 150 Atlet Muda

IDEAJATIM.ID, MALANG – Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Malang mulai memanaskan persiapan menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027. Salah satunya dengan menggelar latihan bersama yang diikuti sekitar 150 atlet muda dari berbagai klub binaan di Velodrome Kota Malang, Minggu (7/6).

Ratusan atlet yang ambil bagian berasal dari berbagai nomor dan disiplin, mulai divisi speed, freestyle hingga skateboard. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan untuk menjaga regenerasi atlet sekaligus meningkatkan kualitas persaingan di tingkat daerah.

Atlet
MOTIVASI: Ketua Umum Porserosi Kota Malang Erman Hernadi saat meninjau dan memberikan motivasi kepada para peserta latihan bersama di Velodrome.

Ketua Umum Porserosi Kota Malang, Dr. Erman Hernadi, ST, M.Ars, mengatakan latihan bersama tersebut merupakan langkah awal untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik menghadapi agenda kompetisi besar dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami menyiapkan atlet terbaik Kota Malang untuk menghadapi Kejurprov dan Porprov X mendatang. Kami optimistis bisa menyumbangkan medali, khususnya medali emas, sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Menurut Erman, prestasi atlet sepatu roda Kota Malang yang selama ini mampu bersaing di tingkat Jawa Timur hingga nasional tidak lepas dari sinergi seluruh klub dalam melakukan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Ia menilai iklim kompetisi yang sehat antar klub menjadi faktor penting dalam melahirkan atlet-atlet berkualitas. Karena itu, Porserosi terus mendorong kolaborasi antarklub agar proses pembinaan berjalan maksimal.

Selain fokus pada peningkatan kualitas atlet, Porserosi juga kembali menyuarakan harapan agar Pemerintah Kota Malang dapat segera menyelesaikan persoalan status Velodrome Kota Malang. Saat ini lahan velodrome diketahui milik Pemkot Malang, sedangkan bangunannya merupakan aset Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Harapan kami, aset ini bisa segera diakuisisi sehingga dapat direnovasi sesuai standar. Tidak hanya bermanfaat bagi cabang olahraga sepatu roda, tetapi juga bisa digunakan oleh atlet balap sepeda,” jelasnya.

Erman mengungkapkan, hingga saat ini atlet sepatu roda Kota Malang belum memiliki lintasan latihan yang benar-benar memenuhi standar kompetisi. Upaya pembangunan lintasan di kawasan GOR Ken Arok beberapa tahun lalu dinilai belum sesuai spesifikasi sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kalau Velodrome bisa diakuisisi dan dikelola penuh, kami bersama KONI siap mengajukan pengembangan lebih lanjut kepada pemerintah pusat setelah status asetnya jelas,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kota Malang Joko Purwosusanto menegaskan bahwa pembinaan atlet telah menjadi bagian dari strategi jangka panjang olahraga prestasi Kota Malang. Dalam waktu dekat, fokus utama diarahkan untuk menghadapi Porprov Jawa Timur 2027.

“Kami mendorong setiap cabang olahraga memiliki sistem pembinaan yang terukur dan berjenjang, termasuk yang melibatkan atlet usia dini. Ini menjadi investasi prestasi jangka panjang bagi Kota Malang,” katanya.

Joko menjelaskan, KONI akan memaksimalkan potensi atlet yang sudah ada sekaligus membuka peluang munculnya bibit-bibit baru melalui program Pra-Pusat Latihan Kota (Pra-Puslatkot) yang direncanakan mulai berjalan pada 2026, sebelum dilanjutkan dengan Puslatkot pada awal 2027.

“Awal 2027 kami mulai Puslatkot. Dari proses itu akan muncul atlet-atlet potensial baru yang siap memperkuat Kota Malang di berbagai cabang olahraga, termasuk sepatu roda dan skateboard,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi langkah Porserosi Kota Malang yang konsisten melakukan pembinaan sejak usia dini. Menurutnya, kegiatan seperti latihan bersama menjadi fondasi penting dalam membangun kekuatan olahraga Kota Malang menuju target prestasi yang lebih tinggi pada Porprov X Jatim 2027 maupun Porprov berikutnya.

“Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Porserosi. Pembinaan seperti ini menjadi modal penting untuk menjaga tradisi prestasi olahraga Kota Malang,” pungkasnya. (*)

- Advertisement - SPMB

Berita Terkini

Tenggelam Saat Memancing Di Kali Lamong, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

IDEA JATIM, GRESIK - Satu tim rescue Kantor SAR...

Profesor UB Kenalkan Teknologi AI Prediksi Lokasi Ikan, Bantu Nelayan Hadapi Dampak Perubahan Iklim

IDEAJATIM, MALANG - Perubahan iklim yang memengaruhi pola migrasi...

SMANELA Ajak Siswa Menjelajah Kampus Impian, Siapkan Langkah Menuju Masa Depan

IDEAJATIM.ID, MALANG – Mengenalkan dunia perkuliahan sejak dini menjadi...
spot_img
Berita Terkait