Dari Jawa Timur ke Jabodetabek, Catatan Perjalanan Jakarta–Bogor

IDEA JATIM – Sabtu pagi di ibukota. Langit Jakarta menyorot aktivitas yang seolah tak mengenal jeda. Sebagian masih bekerja dan sebagian memilih pergi berlibur di akhir pekan. Pun dengan saya yang kemudian merindukan suasana pegunungan. Ingatan memanggil seperti ketika di Jawa Timur, mana kala Orang Surabaya memilih Kota Malang atau Kota Batu menjadi destinasi akhir pekan.

Pukul tiga sore, saya memutuskan pergi ke Bogor bersama istri saya. Kami menaiki KRL dari Stasiun Duren Kalibata, Jakarta Selatan ke Bogor dengan bea tiga ribu rupiah. Kereta pun tiba dan kami memilih gerbong. Di dalam gerbong itu, kepadatan penumpang membawa tujuan yang sama, menjauh sejenak dari hiruk-pikuk ibukota.

Jabodetabek

Satu stasiun demi stasiun dilalui. Sebagian penumpang menatap ponsel, sebagian meneroboskan pandangan ke luar dan sebagian membunuh waktu dengan berdiam diri. Termasuk saya, ketika mencoba mengingat kembali nama Kota Bogor atau Buitenzorg, yang kaya akan cerita bangunan arsitektur yang beradaptasi dengan iklim tropis dan alam.

Pukul empat sore, kami tiba di Stasiun Bogor. Ke luar dari pemberhentian terakhir, kami pun disambut dengan banyaknya pedagang yang menjajakan makanan. Tampak dari sedikit kejauhan, terdapat Alun-Alun Bogor yang menawarkan keriuhan para keluarga kecil yang sedang menikmati sore hari di kota hujan ini. Suatu tempat tanpa tekanan apa pun.

Jabodetabek

Kami pun akan mencari tempat penginapan. Namun, sebelum itu, kami memutuskan pergi ke daerah Suryakencana untuk mengisi perut. Langit sore hari yang cerah menemani perjalanan kami. Di Suryakencana, kami disambut gapura paifang, desain gerbang khas Tiongkok. Saya berjalan melewati satu toko demi toko hingga teringat akan satu jurnal studi tata kota bahwa kawasan pecinan ini dibuat oleh Gubernur Jenderal Daendels di tahun 1808. Kami pun menyatap satu kuliner dan bergegas ke penginapan saat malam tiba.

Keesokan harinya, udara minggu pagi membangunkan kami yang bersiap menuju destinasi berikutnya: Kebun Raya Bogor. Tepat pada pukul dua belas siang, kami berangkat ke tempat di mana seorang ahli botani asal Jerman, Profesor Caspar Georg Karl Reinwardt, memulai segalanya.

Sesampainya di sana, saya melihat pohon-pohon tua berdiri di suatu kota yang bertambah ramai. Sebagian pohon telah hidup lebih lama daripada generasi sekarang. Satu keluarga demi keluarga datang silih berganti menikmati keceriaan di antara pepohonan yang memberikan keteduhan. Mereka berfoto ria, menikmati jajanan, berkeliling dengan sepeda listrik dan dengan berbagai tujuan.

Jabodetabek

Kebun raya bukanlah sekumpulan tanaman yang diberi nama tapi rekaman data yang terus tumbuh. Setiap dedaunan dan akarnya menyimpan umur yang tak bisa dikira oleh pengunjung yang berlibur di sana.

Tak jauh dari kebun raya itu terdapat satu bangunan megah dan indah: Istana Kepresidenan Bogor. Satu istana yang dibangun pada tahun 1745 oleh Gubernur Jenderal VOC Belanda, G.W. Baron van Imhoff. Disekitarnya, rerumputan tertata rapi dan rusa-rusa berjalan santai. Istana ini telah berdiri melewati banyak kisah pemerintahan yang saling berganti.

Pada pukul 3 sore, setelah menikmati kebun raya dan istana kepresidenan, kami pun bergegas kembali ke ibukota. Suatu perjalanan atau destinasi bukanlah melewati kota yang baru, melainkan kemungkinan untuk melihat dunia dengan mata yang lain. Sebab kota yang ditinggalkan dan kota yang dituju tetap berada pada tempatnya. Bogor tidak ke mana-mana. Jakarta pun tidak. Hanya waktu yang melintas di antara keduanya, dan kita yang ikut hanyut dalam arusnya.(*)

Berita Terkini

Tenggelam Saat Memancing Di Kali Lamong, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

IDEA JATIM, GRESIK - Satu tim rescue Kantor SAR...

Profesor UB Kenalkan Teknologi AI Prediksi Lokasi Ikan, Bantu Nelayan Hadapi Dampak Perubahan Iklim

IDEAJATIM, MALANG - Perubahan iklim yang memengaruhi pola migrasi...

SMANELA Ajak Siswa Menjelajah Kampus Impian, Siapkan Langkah Menuju Masa Depan

IDEAJATIM.ID, MALANG – Mengenalkan dunia perkuliahan sejak dini menjadi...
spot_img
Berita Terkait