Mengetuk Pintu Langit: Cahaya Alquran di Wajah Siswa MIN 2 Kota Malang

IDEA JATIM, MALANG – Suasana Ballroom Hotel Tychi Malang mendadak khidmat sekaligus bergemuruh pada Sabtu (16/6). Ratusan pasang mata menyaksikan momen emosional dalam acara Khotaman dan Imtihan Al-Qur’an Metode Ummi yang digelar oleh MIN 2 Kota Malang. Acara ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan panggung pembuktian lahirnya generasi Qur’ani masa depan yang siap menaklukkan tantangan zaman.

​Dalam sambutannya, Pembina Ummi Malang, Abdul Karim, M.Pd., menekankan bahwa kesuksesan pendidikan Islam mustahil terwujud jika berjalan sendiri-sendiri. Ia mengibaratkan sinergi antara wali murid, siswa, dan guru layaknya sebuah instalasi listrik di gedung megah.
​”Wali murid adalah kabel yang mengalirkan energi, anak-anak adalah lampu yang bersinar terang, dan para guru adalah watt besar yang menggerakkan daya spiritual. Acara yang menggetarkan penduduk arsy ini tidak akan mungkin terwujud jika tidak ada sinergi yang kuat di antara ketiganya,” ujar Abdul Karim.

​Tidak ingin berpuas diri, Abdul Karim langsung menantang MIN 2 Kota Malang untuk melompat lebih tinggi. Ia mendorong madrasah beralih dari sekadar menghafal (level C1-C2) ke tahap penerapan nilai Al-Qur’an (level C3). “Tahun depan, madrasah ini harus segera meluncurkan program Tarjumanul Qur’an demi pemahaman ayat yang lebih mendalam,” tegasnya.

​Direktur Program Ummi Foundation Surabaya, H. Ahmad Yusuf MS, M.Pd., yang turut hadir, mengaku takjub dengan akselerasi siswa zaman sekarang. Di usia belia, mereka tak hanya fasih membaca, tapi juga menguasai bacaan khusus (gharaibul Qur’an) dan menguraikan hukum tajwid dengan fasih.

​”Lembaga pendidikan yang sukses itu bukan dinilai dari megahnya fasilitas, melainkan dari konsistensinya dalam mengurusi tiga hal: salat siswa, menjaga kualitas interaksi mereka dengan Al-Qur’an, dan menempa akhlak mulia agar berbakti kepada orang tua,” terang Ahmad Yusuf.

Perwakilan orang tua wali siswa, Dr. Puji Subekti, S.Si menyampaikan apresiasi serta perasaan bangganya menyaksikan pencapaian buah hati mereka yang begitu mengagumkan. Puji mengakui perjuangan para guru MIN 2 Kota Malang dan juga Ummi Malang yang begitu besar hingga mampu mencetak generasi qurani yang membanggakan.

“Putra putri kami, yang dulu kami titipkan dengan penuh harapan melalui gerbang MIN 2 Kota Malang, hari ini kami menyaksikan hasilnya. Kami melihat ada cahaya Alquran di wajah-wajah mereka. Anak-anak kami tidak hanya bisa membaca, tetapi juga menghafal Alquran,” ucapnya yang tak kuasa menahan haru.

Puji juga menyampaikan terima kasih atas jasa besar para guru. Dengan tekad mereka memberikan pendidikan dan pengajaran, telah berhasil mencetak generasi qurani yang cinta agamanya dan memiliki akhlak mulia. “Kami mengucapkan jazakumullah khairan katsira kepada dewan guru. Terima kasih telah mendampingi anak-anak kami. Hingga mereka memiliki ilmu, adab dan cinta. Menjadi pribadi yang saleh dan salehah, kebanggaan orang tua,” ungkapnya. (*)

Berita Terkini

Atasi Kemacetan dan Percantik Simpang Empat Patih

Pemkot Batu Segera Garap Proyek Preservasi IDEA JATIM, BATU –...

Ruang Dialog Lewat ‘Rumah Aspirasi Wong mBatu’ Fraksi PKB Kota Batu Diserbu Warga

IDEA JATIM, BATU – Langkah nyata dalam menjemput aspirasi...
spot_img
Berita Terkait