Oleh: Ch. Imam Hambali
Staf Pengajar SD Islam Sabilillah Malang 2
Guru sebagai pendidik harus memiliki kesadaran atau merasa mempunyai tugas dan kewajiban untuk mendidik. Tugas mendidik adalah tugas yang amat mulia atas dasar panggilanyang teramat suci. Selain itu, guru juga sebagai komponen sentral dalam sistem pendidikan, pendidik mempunyai peran utama dalam membangun dasar-dasar kemanusiaan. Oleh karena itu, keteladanan dari seorang guru sebagai pendidik sangat dibutuhkan.
Keteladanan guru dapat dilihat dari prilaku guru sehari-hari baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Selain keteladanan guru, kedisiplinan guru juga menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh guru sebagai seorang pendidik.
Kedisiplinan guru juga memberikan contoh bagi siswa di kelas. Siswa akan mengikuti guru yang disiplin. Siswa akan lebih bersemangat saat gurunya bersemangat dan disiplin saat belajar. Prestasi siswa juga turut dipengaruhi oleh faktor guru yang disiplin. Guru yang disiplin membuat siswa berdisiplin.
Kedisiplinan guru diartikan sebagai sikap mental yang mengandung kerelaan mematuhi semua ketentuan, peraturan, dan norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan tangung jawab. Kedisiplinan guru adalah sikap penuh kerelaan dalam mematuhi semua aturan dan norma yang ada dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk tanggung jawabnya.
Khususnya kehadiran guru di kelas, terutama ketika mengawali dan mengakhiri pembelajaran. Guru sering terlambat mengawali pembelajaran di kelas, sehingga siswa terbengkalai. Bahkan sering ditemui guru mengakhiri pembelajaran di kelas lebih cepat dari waktu yang diberikan.Oleh karena itu, disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas sangat perlu diperhatikan.
Sekolah mengharapkan siswanya berdisiplin dan berprestasi, maka sekolah harus mendorong guru untuk disiplin saat memulai pembelajaran di kelas. Waktu mengajar yang sesuai dengan rencana capaian belajar siswa akan mendorong siswa secara efektif untuk memanfaatkan waktu seoptimal mungkin. Dengan demikian, capaian hasil belajar siswa dengan disipilin waktu yang baik akan lebih terukur.
Meningkatkan disiplin guru di sekolah bukanlah sesuatu yang mudah. Hal ini disebabkan oleh faktor kebiasaan guru. Guru yang terbiasa disiplin waktu lebihmudah mengatur disiplinnya saat mengajar, sementara guru yang disiplinnya berada pada kategori rendah akan sulit. Tidak bisa mendisiplinkan guru dalam waktu singkat.
Pemberian penghargaan dan sanksi bagi guru juga perlu diterapkan di sekolah. Penghargaan diberikan kepada guru yang berprestasinya dengan tidak datang terlambat ketika mengawali dan mengkhari kegiatan pembelajaran. Sanksi diberikan kepada guru yang terlambat, ketika mengawali dan mengkhari kegiatan pembelajaran. Hal ini dilakukan agar tidak menjadi kebiasaan buruk selanjutnya.Penghargaan dan sanksi dilakukan agar guru yang disiplin semakin termotivasi,sementara guru yang tidak disiplin agar memperbaiki dan berusaha disiplin.
Whatsapp (WA) merupakan aplikasi pengiriman pesan teks, pesan suara, telepon, dan telepon video secara gratis, serta berbagi gambar, dokumen, lokasi, dan konten-konten lainnya. Aplikasi ini hampir semua orang menggunakan.Whatsapp (WA)dapat digunakan untuk menyampaikan pesan motivasi bagi guru yang disiplin dalam kehadiran di kelas dan guru yang tidak disiplin agar memperbaikidalam kehadiran di kelas.
Pesan Sabilillah Penuh Cinta adalah pesan melalui Whatsapp (WA) yang terdiri 2 pesan, yaitu mempertahankan prestasinya dan meningkatkan prestasinya. Kedua pesan ini sudah cukup lama dikenal dalam dunia kerja. Tidak hanya dalam dunia kerja, dalam dunia penidikan pun kedua ini kerap kali digunakan.
Mempertahankan prestasinya artinya ganjaran, hadiah, penghargaan, atau imbalan. Mempertahankan prestasinya merupakan merupakan salah satu alat untuk peningkatan motivasi para pegawai. Pesan mempertahankan prestasinya ini bisa mengasosiasikan perbuatan dan kelakuan seseorang dengan perasaan bahagia, senang, dan biasanya akan membuat mereka melakukan suatu perbuatan yang baik secara berulang-ulang. Selain motivasi, pesan mempertahankan prestasinya juga bertujuan agar seseorang menjadi giat lagi usahanya untuk memperbaiki atau meningkatkan prestasi yang telah dapat dicapainya.
Sementara meningkatkan prestasinya diartikan sebagai hukuman atau sanksi. Jika mempertahankan prestasinya merupakan bentuk reinforcement yang positif, maka meningkatkan prestasinya sebagai bentuk reinforcement yang negatif, tetapi kalau diberikan secara tepat dan bijak bisa menjadi alat motivasi. Tujuan dari pesan ini adalah menimbulkan rasa tidak senang pada seseorang supaya mereka jangan membuat sesuatu yang jahat. Jadi, hukuman yang dilakukan mesti bersifat pedagogies, yaitu untuk memperbaiki dan mendidik ke arah yang lebih baik.
Pesan ini diberikan kepada guru apabila telah selesai tugas mengajarnya di kelas. Di lihat apakah guru dalam mengajar tidak datang terlambat dan mangakhiri pembelajarandi kelas lebih cepat dari waktu yang diberikan. Apabila tidak terlambat memulai pembelajaran, maka pesan yang dikirim mempertahankan prestasinya. Begitunya juga sebaliknya, jika datang terlambat memulai pembelajaran, maka pesan yang dikirimmeningkatkan prestasinya.
Penerapan pesan mempertahankan prestasinya dan meningkatkan prestasinya dalam dunia pendidikan dapat diterapkan sepanjang hal tersebut tidak bertentangan dengan tujuan pendidikan itu sendiri. Penerapan pesan mempertahankan prestasinya dan meningkatkan prestasinya juga tidak hanya diterapkan kepada siswa yang berprestasi atau yang melanggar tata-tertib, tetapi juga dapat diterapkan kepada guru guru agar mereka berdisiplin dalam mengajar untuk memenuhi tugas mereka memberikan pelajaran kepada siswanya. Pesan mempertahankan prestasinya dan meningkatkan prestasinya merupakan dua pesan dalam memotivasi seseorang untuk melakukan kebaikan dan meningkatkan prestasinya.
Pesan Sabilillah Penuh Cinta dapat digunakan untuk memotivasi guru dalam kehadiran di kelas. Tidak hanya kehadiran di kelas, tetapi juga mengakhiri pelajaran di kelas. Oleh karena itu, Pesan Sabilillah Penuh Cinta dapat solusi dalam kehadiran guru di kelas.




