

IDEA JATIM - Sabtu pagi di ibukota. Langit Jakarta menyorot aktivitas yang seolah tak mengenal jeda. Sebagian masih bekerja dan sebagian memilih pergi berlibur di akhir pekan. Pun dengan saya yang kemudian merindukan suasana pegunungan. Ingatan memanggil seperti ketika di Jawa Timur, mana kala Orang Surabaya memilih Kota Malang atau Kota Batu menjadi destinasi akhir pekan.
Pukul tiga sore, saya memutuskan pergi ke Bogor bersama istri saya. Kami menaiki KRL dari Stasiun Duren Kalibata, Jakarta Selatan ke Bogor dengan bea tiga ribu rupiah. Kereta pun tiba dan kami memilih gerbong. Di dalam gerbong itu, kepadatan penumpang membawa tujuan yang sama, menjauh sejenak dari hiruk-pikuk ibukota.
Satu stasiun demi stasiun dilalui. Sebagian penumpang menatap ponsel, sebagian meneroboskan pandangan ke luar dan sebagian membunuh waktu dengan berdiam diri. Termasuk saya, ketika mencoba mengingat kembali nama Kota Bogor atau Buitenzorg, yang kaya akan cerita bangunan arsitektur yang beradaptasi dengan iklim tropis dan alam.