Wali Kota Pasuruan Dorong Pelaku Usaha Terapkan Higiene Sanitasi demi Jaga Kepercayaan Konsumen

Ideajatim.id, Pasuruan – Pemerintah Kota Pasuruan terus memperkuat keamanan pangan dengan membina pelaku usaha makanan siap saji melalui program SiGesit Membahana (Sistem Informasi Higiene Sanitasi Membina Pelaku Usaha Siap Saji). Sebanyak 90 pelaku usaha mengikuti pembinaan yang digelar di Gedung Groedo, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Pasuruan, Dr. Adi Wibowo, S.Tp., M.Si. atau Mas Adi. Ia menegaskan, penerapan higiene dan sanitasi makanan bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk membangun kepercayaan konsumen.

“Jika proses pengolahan makanan dilakukan sesuai standar, masyarakat akan semakin yakin terhadap produk yang disajikan,” ujarnya.

Mas Adi menjelaskan, penerapan higiene sanitasi juga menjadi bagian penting dalam mendukung sertifikasi halal. Menurutnya, produk halal harus diiringi proses pengolahan yang bersih, aman, dan memenuhi standar kesehatan.

Selain itu, ia mendorong pelaku usaha memanfaatkan layanan digital seperti QRIS dan mobile banking agar pelayanan kepada pelanggan semakin mudah, cepat, dan transparan.

“Kemampuan beradaptasi dengan teknologi akan meningkatkan kualitas layanan sekaligus daya saing pelaku usaha,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, dr. Shierly Marlena, M.M., mengatakan pertumbuhan usaha makanan di Kota Pasuruan harus diimbangi dengan penerapan standar higiene dan sanitasi yang baik. Karena itu, Dinas Kesehatan terus melakukan pembinaan sebagai bentuk edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha.

Ia menjelaskan, inovasi SiGesit Membahana yang dikembangkan sejak 2024 memudahkan pelaku usaha mengakses pelatihan keamanan pangan, pendaftaran secara daring, hingga layanan konsultasi dan pembinaan. Program tersebut bahkan telah meraih penghargaan di tingkat Kota Pasuruan maupun Provinsi Jawa Timur.

Peserta pembinaan berasal dari berbagai sektor, mulai usaha katering, rumah makan, pedagang kaki lima (PKL), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga depot air minum isi ulang. Melalui program ini, Pemkot Pasuruan berharap kualitas keamanan pangan terus meningkat sehingga masyarakat memperoleh makanan yang aman, sehat, dan layak konsumsi. (*)

Penulis

Berita Terkini

FBiPK UB dan Faculty of Educational Studies UPM Perkuat Ekosistem Pendidikan Global

IDEA JATIM, ​MALANG — Kemitraan strategis antara Universitas Brawijaya...

SMPK Frateran Celaket 21 Malang Gelar Pesta Demokrasi Pemilihan Ketua OSIS 2026–2027

IDEA JATIM, MALANG – Suasana di hall terbuka SMP...

HARAPAN KELUARGA KEMBALI MENYALA, PENYELAM BASARNAS TEMUKAN SATU KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8

IDEAJATIM - Di tengah operasi pencarian yang terus berlangsung,...
spot_img
Berita Terkait
spot_imgspot_img