IDEAJATIM, MALANG – Penantian panjang Tim Futsal SMA Negeri 1 Turen (SMANERE) akhirnya berbuah manis. Untuk pertama kalinya, sekolah ini sukses menjadi Juara Futsal Series Regional Malang 2026 setelah menaklukkan MAN 1 Gondanglegi dengan skor 2-1 pada partai final di GOR Ken Arok, Sabtu (1/8).
Gelar tersebut sekaligus mengantar SMANERE mewakili Malang Raya pada Futsal Series tingkat nasional di Jakarta.
Keberhasilan itu semakin lengkap setelah salah satu pemain SMANERE dinobatkan sebagai Best Player. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di sekolah mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus mengharumkan nama sekolah.
Kepala SMAN 1 Turen, Agus Harianto, M.Pd., mengaku bangga dengan perjuangan para pemain. Menurutnya, prestasi ini menjadi sejarah baru karena selama mengikuti Futsal Series setiap tahun, SMANERE belum pernah berhasil meraih gelar juara.
“Ini pencapaian yang sangat luar biasa. Kami bangga kepada seluruh pemain dan tim pelatih. Kerja sama, latihan yang konsisten, serta kedisiplinan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan,” ujarnya, Selasa (4/8).
Agus menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Sekolah telah menyiapkan sistem pembinaan sejak siswa berada di bangku kelas X. Melalui pendataan bakat dan minat saat awal masuk sekolah, siswa kemudian diarahkan untuk mengikuti kegiatan yang sesuai dengan potensinya.
Khusus tim futsal, latihan rutin dilaksanakan tiga hingga empat kali setiap pekan. Sekolah juga memberikan dukungan penuh kepada siswa berprestasi, baik melalui kemudahan perizinan mengikuti latihan maupun kesempatan mengikuti berbagai turnamen sebagai ajang mengasah kemampuan.
Menurut Agus, dukungan terhadap prestasi tidak hanya diberikan kepada siswa yang unggul di bidang olahraga, tetapi juga kepada mereka yang berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik lainnya.
Meski berhasil menjadi juara regional, Agus mengingatkan para pemain agar tidak cepat berpuas diri. Ia meminta seluruh anggota tim tetap menjaga sikap, rendah hati, dan terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Prestasi olahraga harus berjalan seiring dengan prestasi akademik. Kami ingin siswa menjadi pribadi yang berkarakter, religius, dan tetap bersemangat meraih prestasi di berbagai bidang,” tutupnya. (*)




