Sekolah Makin Asyik: Di SMK PGRI 3 Malang, Semua Siswa Baru Dibekali Tablet, Ayo Segera Daftar!

IDEA JATIM, MALANG – Terobosan besar kembali ditunjukkan oleh SMK PGRI 3 Malang (Skariga). Sebanyak 987 siswa baru kelas 10 secara resmi menerima fasilitas tablet untuk menunjang kegiatan belajar mereka. Kebijakan ini menjadi bukti nyata komitmen Skariga dalam menghadirkan pendidikan modern berstandar masa depan. Fasilitas pembelajaran ini dibagikan pada Selasa (15/9/2026) lalu.

​Di era sekarang, digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. Skariga memahami betul kebutuhan tersebut dengan memberikan fasilitas terbaik agar para siswa siap bersaing dan unggul di dunia kerja maupun industri kreatif.

​Bagi kamu yang saat ini berada di bangku SMP/MTs dan bersiap melangkah ke jenjang berikutnya, ini adalah kabar yang sangat menggembirakan!. SMK PGRI 3 Malang, mulai Bulan Oktober 2026 yang akan datang sudah membuka Seleksi Siswa Baru (SSB). Jangan lewatkan kesempatan ini. Segera daftar untuk Tahun Ajaran 2027-2028.

​Mengapa Harus Memilih Skariga?

​Fasilitas Digital Modern: Setiap siswa baru berkesempatan mendapatkan fasilitas tablet pembelajaran digital.

​Siap Kerja & Berdaya Saing: Pembelajaran dirancang interaktif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi masa kini.

Baca Juga:  MPLS SMK PGRI 3 Malang Diikuti 987 Siswa dari 18 Provinsi, Siapkan Garda Swarna Menuju Indonesia Emas

​Pengalaman Belajar Seru: Menjadikan proses belajar-mengajar lebih praktis, fleksibel, dan menyenangkan.

​Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Jadilah bagian dari generasi digital yang unggul dan siap berprestasi bersama SMK PGRI 3 Malang.

Terkait pembagian tablet pembelajaran ini, Kepala Bidang TIK SMK PGRI 3 Malang, Yandri Nur Wibowo, S.T., menegaskan bahwa pengadaan perangkat ini merupakan rutinitas yang telah berjalan panjang. Sekolah terus konsisten merawat iklim belajar berbasis teknologi. ​”Sebetulnya sejak tahun 2013 fasilitas tablet ini sudah diberikan,” ungkap Yandri di sela-sela pembagian tablet.

​Untuk tahun ajaran ini, Skariga membagikan tablet pabrikan Advan yang dibekali prosesor Octa-core, RAM 8 GB, serta memori internal 128 GB. Spesifikasi tersebut dinilai sangat mumpuni untuk menunjang aktivitas belajar interaktif sehari-hari.

​Penggunaan perangkat ini juga menggeser metode ujian konvensional berbasis kertas menuju sistem digital berulang (paperless). Langkah ini tidak hanya menghemat penggunaan kertas, tetapi juga mempermudah koreksi serta menjaga transparansi penilaian.

​”Salah satu fungsinya adalah transparansi penilaian. Jadi siswa bisa langsung melihat progres dan hasil evaluasinya secara transparan. Kalau dulu kan kita baru tahu hasilnya mendadak di rapor,” ujar Yandri.

Baca Juga:  Peringati Maulid Nabi, Siswa SMK PGRI 3 Malang Kuatkan Cinta pada Allah dan Rasulullah

Sementara itu, senyum sumringah memancar dari wajah 987 siswa baru SMK PGRI 3 Malang (Skariga) yang secara resmi menerima fasilitas tablet pembelajaran. Program tahunan ini menjadi bahan bakar baru yang membakar semangat para siswa dalam mengarungi era pembelajaran digital.

​Fasilitas tablet ini dirancang sebagai amunisi utama untuk mendukung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) agar lebih interaktif, praktis, dan efisien. Efek positifnya pun langsung dirasakan oleh para peserta didik baru.

​Roro Ayu Paristi Nindiana Eka Putri, siswi baru jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), mengaku sangat bersyukur. Lulusan SMP An-Nur 2 Bululawang ini menilai keberadaan tablet sangat memangkas waktu belajar di kelas menjadi jauh lebih efektif.

​”Alhamdulillah senang sekali karena mendapat fasilitas yang menunjang belajar ke depannya. Efisiensi waktu juga terasa banget. Jadi ketika guru membagikan materi, tinggal di-share. Kita tidak perlu ribet mencatat di papan tulis atau didikte lagi, jadi bisa fokus memahami pelajaran,” ujar Roro gembira.

​Sebagai siswi DKV, akses terhadap perangkat digital merupakan kebutuhan mutlak. Hadirnya tablet ini menjadi angin segar serta solusi nyata bagi siswa yang belum memiliki laptop pribadi. “Di DKV kami perlu mencari inspirasi desain hingga tipografi. Adanya fasilitas ini memudahkan kami berburu referensi di internet,” tambahnya.

Baca Juga:  Dari Skariga Menembus Industri Global: Kisah Ananda Prayogi, Alumni Animasi yang Ikut Garap 'Sonic Boom'

​Rasa gembira serupa diungkapkan oleh Adhyasta Rasya Prasraya AlGibran, siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Lulusan MTs Darussa’adah Tumpang ini mengaku sangat terbantu karena belum memiliki komputer jinjing sendiri. Menurut Rasya, tablet ini akan langsung ia optimalkan untuk menyelesaikan tugas-tugas teknis, seperti menyusun presentasi jaringan dan materi IP address. (*)

Penulis

Berita Terkini

FBiPK UB dan Faculty of Educational Studies UPM Perkuat Ekosistem Pendidikan Global

IDEA JATIM, ​MALANG — Kemitraan strategis antara Universitas Brawijaya...

SMPK Frateran Celaket 21 Malang Gelar Pesta Demokrasi Pemilihan Ketua OSIS 2026–2027

IDEA JATIM, MALANG – Suasana di hall terbuka SMP...

HARAPAN KELUARGA KEMBALI MENYALA, PENYELAM BASARNAS TEMUKAN SATU KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8

IDEAJATIM - Di tengah operasi pencarian yang terus berlangsung,...
spot_img
Berita Terkait
spot_imgspot_img