IDEA JATIM, MALANG – Langkah Universitas Negeri Malang (UM) dalam memperluas kepakan sayapnya di kancah internasional kembali terbukti. Melalui Program Studi S1 Pariwisata Fakultas Ilmu Sosial (FIS), UM resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama dua perguruan tinggi ternama asal Filipina, yakni University of the Immaculate Conception dan Pillar College of Zamboanga City, pada Senin (20/7) di Kota Malang.
Kesepakatan strategis ini merupakan bagian dari rangkaian Professional International Learning Opportunities and Training in Hospitality, Restaurants, and Tourism (PILOT-HRT) Mobility Phase 3. Program yang berlangsung selama sepekan penuh (19–25 Juli) tersebut memboyong 11 peserta delegasi mahasiswa dan dosen asal Filipina untuk menjajaki berbagai aktivitas akademik serta penguatan kapasitas di Kota Malang.
Penandatanganan kerja sama ini dihadiri langsung oleh pimpinan Fakultas Ilmu Sosial UM, di antaranya Wakil Dekan III FIS UM Abdul Kodir, S.Sosio., M.Sosio., Kepala Program Studi S1 Pariwisata Prof. I Komang Astina, M.S., Ph.D., serta dosen Prodi S1 Pariwisata Elya Kurniawati, S.T.P., S.E., M.M., Ph.D. Sementara dari pihak mitra Filipina, hadir Dr. Nelca Stephany U. Amatong (University of the Immaculate Conception) dan Ms. Ma. Melinda C. Concepcion (Pillar College of Zamboanga City).
Wakil Dekan III FIS UM, Abdul Kodir, S.Sosio., M.Sosio., menegaskan bahwa kolaborasi internasional ini bukan sekadar seremoni di atas kertas, melainkan wujud nyata percepatan internasionalisasi perguruan tinggi.
”Kerja sama ini menjadi pijakan penting bagi Fakultas Ilmu Sosial, khususnya Prodi Pariwisata, untuk terus memperluas jejaring global. Kami ingin memastikan bahwa atmosfer akademik di UM semakin inklusif dan berstandar internasional melalui pertukaran pengetahuan serta kolaborasi riset lintas negara,” ujar Abdul Kodir.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Program Studi S1 Pariwisata UM, Prof. I Komang Astina, M.S., Ph.D., menyampaikan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk menjawab tantangan industri pariwisata dan hospitality skala internasional.
”Melalui program PILOT-HRT Phase 3 ini, mahasiswa dan dosen tidak hanya berbagi wawasan akademik, tetapi juga mempelajari dinamika industri pariwisata antarnegara. Kami optimistis sinergi ini akan meningkatkan daya saing lulusan S1 Pariwisata UM agar siap berkiprah di tingkat global,” jelas Prof. Komang.
Tak hanya memperkuat reputasi akademik, kemitraan strategis ini juga menjadi bukti komitmen UM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus utamanya menyasar SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi sivitas akademika, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan membangun sinergi antarlembaga pendidikan tinggi lintas negara yang berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, Prodi S1 Pariwisata UM berharap dapat terus membuka peluang kolaborasi mendatang—mulai dari riset bersama, pemagangan internasional, hingga pertukaran mahasiswa—sekaligus memperkokoh posisi Universitas Negeri Malang sebagai pusat keunggulan pendidikan pariwisata di kawasan Asia Tenggara. (*)




