​Menatap Masa Depan: Langkah Visioner Frater Yohanes Memimpin SMPK Frateran Celakat 21 Malang

IDEA JATIM, MALANG – ​Dunia pendidikan terus bergerak dinamis di tengah pergeseran kurikulum dan transformasi sistem evaluasi nasional. Menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan sosok pemimpin sekolah yang tak sekadar bertugas mengendalikan roda administrasi, melainkan jeli membaca tanda-tanda zaman dan berani mengambil tindakan.

Prinsip inilah yang melekat erat pada sosok Fr. M. Yohanes Berchmans, BHK, M.Pd, Kepala SMPK Frateran Celakat 21 Malang yang baru. ​Dia dipercaya memimpin sejak awal tahun ajaran ini. Frater Yohanes membawa rekam jejak kepemimpinan yang panjang dari berbagai daerah.

Mengawali karier sebagai Kepala SMP Frateran Maumere (2003–2006), ia kemudian dipindahtugaskan memimpin SMP Mardi Wiyata Semeru Malang (2006–2007) sembari menuntaskan studi S2 di Universitas Negeri Malang hanya dalam waktu 1 tahun 7 bulan.

Dedikasinya berlanjut di SMAK Frateran Malang hingga 2014, sebelum bertugas memimpin SMP Frater Xaverius 1 dan SD Xaverius 2 Palembang, serta SMP Frateran Kediri selama lima tahun (2019–2024).

​”Seorang kepala sekolah itu harus memiliki pandangan jauh ke depan, harus visioner. Setidak-tidaknya dia mampu membaca tanda-tanda zaman yang berkaitan dengan dunia pendidikan,” tegas Frater Yohanes. Ia menambahkan bahwa visi besar tidak akan membawa dampak tanpa eksekusi yang nyata. “Kalau punya pandangan visioner tapi hanya dipendam dan tidak dieksekusi, ya tidak ada artinya. Selain visioner, kepala sekolah juga harus berani mengeksekusi,” lanjutnya.

Baca Juga:  SMPK Frateran Celaket 21 Malang, FCC Digelar Besok, Ratusan Siswa SD Siap Berkompetisi

​Berbekal komitmen tersebut, Frater Yohanes merumuskan memiliki beberapa kebijakan untuk membawa sekolah melaju unggul. Salah satu terobosan utamanya adalah respons cepat terhadap Tes Kemampuan Akademik (TKA) guna mempertahankan posisi sekolah sebagai salah satu yang terbaik di Kota Malang.

Selain memetakan pembelajaran dalam kelompok upper dan lower serta menggandeng penerbit untuk bedah materi, sekolah membagikan buku pegangan mandiri kepada seluruh siswa. Langkah ini diperkuat melalui Program 1821, yakni gerakan mematikan televisi dan gadget pada pukul 18.00–21.00 WIB agar anak fokus belajar di rumah.

​”Setiap anak kami berikan satu buku teks latihan TKA secara mandiri agar bisa dipelajari hingga di rumah. Ini langkah nyata kami untuk mempersiapkan mereka sejak dini,” tuturnya optimistis. Terkait keterlibatan keluarga, ia menekankan pentingnya sinergi dengan orang tua. “Buku yang dibawa ke rumah dimaksudkan agar anak belajar dan orang tua mengawasi. Harapan kami orang tua mendukung penuh program ini,” tambahnya.

​Kebijakan strategis lainnya mencakup pembinaan prestasi sejak dini untuk ajang OSN, FLS2N, dan O2SN, serta penguatan bahasa internasional melalui English Immersion Camp bekerjasama dengan Kampung Inggris Pare. Di samping capaian akademik dan bahasa, pembentukan karakter serta pengembangan estetika tetap menjadi perhatian utama sekolah melalui ekstrakurikuler seni modern maupun tradisional. “Manusia itu utuh, tidak hanya olah pikir, tapi juga olah hati atau olah rasa. Jiwa seni anak-anak kita wadahi dan bentuk,” jelas Frater Yohanes.

Baca Juga:  SMPK Frateran Malang, FCC 2026 Dimulai, Ratusan Siswa SD Ikuti Lomba Futsal dan E-Sport

​Program unggulan lain yang diusung adalah pengembangan public speaking dan jurnalistik untuk melatih keberanian siswa berkomunikasi di era digital, peningkatan kapasitas para pendidik, serta penguatan sinergi dengan masyarakat. Tak kalah penting, sekolah juga melakukan revitalisasi taman yang kini telah mencapai 70 persen. Pembenahan area hijau ini diusung sebagai wujud nyata dari seruan Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si’ untuk menjaga bumi sebagai rumah bersama, sekaligus difungsikan sebagai ruang laboratorium terbuka.

​Melalui perpaduan antara visi membaca zaman, keberanian mengeksekusi kebijakan, dan perhatian mendalam pada kebutuhan siswa, kepemimpinan Frater Yohanes optimis mampu membawa SMPK Frateran Celakat 21 Malang melaju semakin unggul serta mencetak generasi penerus yang berdaya saing tinggi dan berkarakter mulia. (*)

Berita Terkini

Resmikan Klinik Utama, UM Integrasikan Layanan Kesehatan dan Laboratorium Pendidikan

IDEA JATIM, ​MALANG – Langkah monumental diambil Universitas Negeri...

Kobarkan Semangat Laskar Dewantara Muda, UM Sambut 13.045 Mahasiswa Baru di PKKMB 2026

IDEA JATIM, MALANG - Kobaran Semangat "Laskar Dewantara Muda"...

DPRD-Pemkab Pasuruan Sepakati KUA-PPAS 2027, Kesehatan hingga Infrastruktur Jadi Prioritas

Ideajatim.id, PASURUAN – Anggaran pembangunan Kabupaten Pasuruan pada 2027...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img