Menatap Abad Kedua, SMAK St. Albertus Malang Usung Semangat “Go Dempo 90”

IDEA JATIM, ​MALANG – Memasuki usia ke-90 tahun, SMA Katolik St. Albertus Malang (DEMPO) menegaskan komitmennya untuk tidak berpuas diri dengan kejayaan masa lalu. Melalui momentum peringatan HUT ke-90 yang mengusung semangat “Go Dempo 90”, sekolah menengah atas legendaris di Kota Malang ini berkomitmen untuk terus bergerak, menginspirasi, dan menggerakkan seluruh elemen pendidikan.

​Kepala SMAK St. Albertus Malang, Bruder Antonius Sumardi, O.Carm, mengungkapkan bahwa filosofi angka 90 dalam logo perayaan tahun ini menandakan perjalanan yang tidak boleh terhenti.

​”Dempo tidak boleh berhenti di usia 90. Kami harus terus berjalan, tidak kenal waktu, dan tidak kenal lelah untuk menginspirasi serta menggerakkan dalam segala bidang,” ujar Br. Mardi, sapaan akrabnya.

​Semangat ini juga diselaraskan dengan pesan spiritual dalam misa peringatan HUT, yaitu menjadi “Garam dan Terang” bagi sesama. Menurut Br. Mardi, filosofi garam mengajarkan tentang kerendahan hati untuk memberi rasa dan nilai tanpa perlu tampil berlebihan.
Sementara filosofi terang mendorong setiap individu di Dempo untuk memancarkan dampak positif mulai dari diri sendiri.

​Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), SMAK St. Albertus menyikapi perubahan zaman ini secara bijak. Br. Mardi menekankan bahwa meski AI menawarkan kecerdasan luar biasa, teknologi tersebut tetap “minus rasa” karena tidak memiliki hati, empati, dan perasaan manusiawi.

​Oleh karena itu, DEMPO berfokus pada penguatan pendidikan karakter melalui olah rasa. Diantaranya melalui kegiatan kesenian. Para siswa diajak mengasah kepekaan dan harmoni rasa lewat instrumen musik gesek, seperti biola dan orkestra. Juga ada eksplorasi Seni Tradisional, seperti gamelan, kolintang, hingga angklung untuk melatih keseimbangan emosi dan kerja sama.

​”Olah rasa lewat musik mengajarkan anak-anak menahan diri, peka terhadap orang di sekitarnya, dan mendengarkan. Dari sanalah lahir kepekaan dan karakter yang tidak bisa digantikan oleh AI,” tegasnya.

​Dari segi akademis, SMA DEMPO terus memacu capaian siswa agar terus mengukir prestasi yang terkurasi secara nasional oleh Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional).

​Buah dari perjuangan tersebut tercermin dari pencapaian salah satu alumni/siswanya di bidang Kebumian yang berhasil menembus seleksi ketat Pelatnas dan terpilih sebagai 1 dari 4 wakil Indonesia untuk berlaga di ajang Olimpiade Kebumian Internasional di Italia.

Dan sebagai bagian dari rekam jejak menuju usia satu abad (Go 100), SMAK St. Albertus juga menyiapkan aksi nyata yang menyatu dengan lingkungan sekitar. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, sekolah berencana menanam 90 pohon Palem Raja baru di sepanjang Jalan Dempo.

​Langkah ini diambil untuk mengembalikan identitas sejarah kawasan Jalan Dempo yang sejak dahulu terkenal dengan deretan pohon Palem Raja. ​”Jalan Dempo adalah penanda dan ikon yang melekat kuat di masyarakat. Melalui penanaman 90 pohon ini, kami ingin meninggalkan warisan keasrian dan inspirasi bagi generasi-generasi mendatang,” tutup Br. Mardi. (*)

Berita Terkini

Mendidik Kepekaan Rasa di Era AI: Misi SMAK St. Albertus Malang Membentuk Manusia Utuh

IDEA JATIM, MALANG – Di tengah gelombang pesat perkembangan...

Sembilan Dekade Mengabdi, SMA Dempo Gelar Misa Syukur Perayaan 90 Tahun

IDEA JATIM, MALANG - ​Suasana khidmat dan penuh rasa...

Tim SAR Gabungan Evakuasi Penyintas KMP Mutiara Sentosa II ke Darat

IDEA JATIM, SURABAYA – Proses evakuasi korban insiden terbakarnya...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img