ideajatim.id, Malang – Universitas Merdeka (UNMER) Malang sukses menorehkan prestasi gemilang di usianya yang genap 62 tahun dengan mengukuhkan posisinya sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Kota Malang berdasarkan data EduRank tahun 2025 dan 2026. Di tingkat nasional, posisi kampus ini juga melesat tajam ke peringkat 71 untuk kategori Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan PTS. Pencapaian luar biasa ini dirayakan bertepatan dengan momen puncak Dies Natalis ke-62 yang digelar pada Minggu (5/7) kemarin. Menandai babak baru tersebut, UNMER Malang resmi meluncurkan jargon baru, yaitu “Unmer Exceed”.
​Rektor UNMER Malang, Dr. Prihat Assih, S.E., M.Si., Ak., CSRS, menyatakan bahwa capaian ini menjadi bahan bakar utama bagi institusinya untuk terus melompat maju di dunia pendidikan. Beliau menjelaskan bahwa jargon baru yang diusung bukan sekadar pemanis, melainkan sebuah peta jalan masa depan kampus. “Jargon ini membawa misi besar, yaitu melampaui standar nasional pendidikan tinggi di Indonesia agar Unmer semakin maju dan berkembang,” ujar Dr. Prihat Assih saat memberikan sambutan di acara puncak.
​Langkah nyata untuk melampaui standar nasional tersebut langsung digenjot dari penguatan kualitas tenaga pendidik. Pada tahun 2026 saja, UNMER Malang mengirimkan sekitar 30 dosen untuk menempuh studi S3 ke berbagai kampus top, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah regenerasi ini berjalan selaras dengan capaian kualitas akademik yang ada, di mana jumlah dosen bergelar Doktor kini telah menyentuh angka 40 persen. “Fokus utama institusi saat ini adalah meningkatkan sumber daya manusia karena hal itu menjadi modal utama untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di UNMER Malang. Kami ingin memastikan mahasiswa diajar oleh para ahli terbaik di bidangnya,” tegas Dr. Prihat Assih.
​Sektor riset juga tidak kalah mentereng karena UNMER Malang kini berada di klaster utama perguruan tinggi. Kampus ini sukses mengantongi dana hibah penelitian dari Dikti yang menembus angka hampir Rp2 miliar, serta mencatat tren kenaikan konsisten pada publikasi ilmiah internasional di jurnal bereputasi Scopus. Menatap lima tahun ke depan, UNMER Malang memiliki target yang sangat terukur untuk meraih akreditasi Unggul melalui Rencana Strategis (Renstra) 2026–2030 yang adaptif, termasuk dengan membuka program studi baru seperti Robotik, Kecerdasan Buatan (AI), dan Keamanan Siber.
​”Dunia berubah sangat cepat, dan kurikulum kami harus melompat lebih jauh. Dengan menyiapkan prodi masa depan dan mematangkan izin s3 Ilmu Hukum yang kini tinggal menunggu visitasi Kemendikbudristek, kami berkomitmen mencetak generasi yang siap kerja dan relevan dengan industri global,” tambah Sang Rektor mengenai peta jalan institusinya.
​Selain inovasi kurikulum lewat program lintas prodi masif yang bekerja sama dengan APTISI Wilayah 4 Jawa Timur, UNMER Malang juga berkomitmen mendukung Sustainable Development Goals (SDG’s). Komitmen pengentasan kemiskinan diwujudkan secara konkret melalui program ‘Unmer Peduli’ yang menyalurkan beasiswa khusus bagi mahasiswa kurang mampu serta pelaksanaan KKN Tematik.
Sebagai penutup rangkaian perayaan, kampus menggelar ajang Unmer Run yang melibatkan ribuan peserta dari internal maupun eksternal. “Ketika ada Unmer Run yang melibatkan pihak eksternal, tentu mereka akan merasakan bagaimana vibe-nya Universitas Merdeka Malang, sehingga harapannya akan menambah kepercayaan publik untuk kuliah di sini,” pungkas Dr. Prihat Assih. (*)



