Dukung UMKM Kuliner, Tim PKM Polinema Dampingi Kedai AARA Malang Raih Sertifikasi Halal

IDEA JATIM, ​MALANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengambil langkah nyata dalam memperkuat daya saing UMKM lokal. Kali ini, mereka menggelar program pendampingan sertifikasi halal dan penguatan sistem produksi halal untuk Kedai AARA, sebuah usaha katering sekolah yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Dalam, Kelurahan Mojolangu, Kota Malang. Langkah ini diambil untuk membantu pelaku usaha kuliner bertransformasi menjadi lebih profesional, higienis, dan memiliki legalitas hukum yang kuat di pasar yang kian kompetitif.

​Kedai AARA dipilih sebagai mitra karena dinilai memiliki potensi besar, menu yang bervariasi, serta komitmen tinggi terhadap kebersihan pangan. Meski telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) serta memiliki logo dan kemasan yang menarik, Kedai AARA sebelumnya masih terkendala dalam hal dokumentasi sistem produksi dan belum memiliki sertifikat halal yang resmi.

​Ketua Tim PKM Polinema, Sri Hudiarini, S.H., M.H., menegaskan bahwa jaminan halal merupakan elemen krusial bagi bisnis katering, terutama yang menyasar segmen anak sekolah. Menurutnya, kepercayaan orang tua siswa adalah kunci utama dalam keberlanjutan bisnis ini.

Baca Juga:  Polinema Gandeng Mitsubishi Zosen Jepang, Cetak 40 Teknisi Las Kapal Perempuan
Polinema
Tim PKM Polinema bersama Pemilik Kedai AARA yang menyambut sangat baik inisiatif dari tim dosen Polinema

​“Usaha katering sekolah tidak hanya dituntut menghasilkan makanan yang enak dan higienis, tetapi juga perlu memberikan jaminan kehalalan produk. Karena itu, pendampingan sertifikasi halal menjadi penting agar usaha mitra semakin profesional, dipercaya konsumen, dan memiliki peluang pasar yang lebih luas,” ujar Sri Hudiarini.

​Untuk mengikis stigma bahwa pengurusan sertifikasi halal itu rumit, tim PKM Polinema menerapkan strategi pendampingan yang sistematis dan menyentuh akar rumput. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi pentingnya sertifikasi halal, pendampingan pengurusan persyaratan administratif, hingga penguatan sistem produksi halal.

Tim PKM juga mendampingi mitra dalam menyusun alur produksi bahan baku, membentuk manajemen halal sederhana, serta menyiapkan dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) halal yang dapat digunakan dalam kegiatan produksi harian.

​Pemilik Kedai AARA menyambut sangat baik inisiatif dan kerja keras dari tim dosen Polinema ini. Ia mengakui bahwa proses birokrasi dan standardisasi yang sebelumnya dianggap membingungkan kini menjadi jauh lebih terang dan mudah dipahami.

Baca Juga:  Dosen Polinema Jadi Visiting Lecturer di UPHF Prancis, Kupas Strategi Pemasaran Global Lintas Budaya

​“Pendampingan yang diberikan sangat membantu kami sebagai pelaku usaha kecil dalam memahami proses sertifikasi halal yang sebelumnya dianggap rumit. Dengan adanya arahan langsung dari tim Polinema, kami menjadi lebih memahami dokumen apa saja yang perlu disiapkan, standar produksi yang harus diterapkan, serta manfaat besar sertifikasi halal bagi keberlanjutan usaha kami ke depan,” ungkap Pemilik Kedai AARA dengan penuh syukur.

​Melalui program ini, Polinema berharap Kedai AARA dapat meningkatkan daya saing sebagai usaha katering sekolah yang profesional dan terpercaya. Kepemilikan sertifikat halal serta penerapan sistem produksi halal menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan konsumen, memperluas peluang kerja sama, dan mendukung penguatan UMKM pangan di Kota Malang.

​Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen berkelanjutan Politeknik Negeri Malang dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat berbasis legalitas, peningkatan kualitas produk pangan, dan standar usaha yang berkelanjutan. (*)

Berita Terkini

Peduli Lingkungan, SMK PGRI 3 Malang Bagikan 1.000 Tumbler pada Rangkaian MPLS

IDEAJATIM.ID, Malang – SMK PGRI 3 Malang memanfaatkan rangkaian...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img