IDEAJATIM.ID, MOJOKERTO – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dan Wakil Bupati Mojokerto Moch Rizal Octavian kompak berkomitmen mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto pada program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini terlihat dari kehadiran kedua sosok yang masing-masing akrab disapa sebagai Gus Bupati dan Mas Wabup ini dalam acara peresmian 1.061 KDKMP pada Sabtu (16/05/2026).
Peresmian ini dilakukan serentak via daring (online) yang berpusat di Nganjuk, Jawa Timur. Sementara untuk wilayah Kabupaten Mojokerto, titik yang diresmikan secara terpisah oleh Gus Bupati dan Mas Wabup adalah KDKMP di Seduri, Mojosari dan KDKMP di Sumbertebu, Bangsal.
Dari arahan daring dari Presiden Prabowo, baik Gus Bupati maupun Mas Wabup awalnya mengetahui bahwa koperasi yang telah terbangun dalam kurun waktu 7 bulan adalah sejumlah 1.061 titik. Namun, setelah laporan ulang dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Presiden Prabowo menyebut ternyata sudah lebih dari 9.000 KDKMP yang siap beroperasi.
“Tadi dilaporkan Menko Pangan secara fisik sudah siap lebih dari 9.000 (KDKMP), ada 9.000 gedung, 9.000 gudang, dan 9.000 sistem, saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” tutur Presiden Prabowo.
Sementara itu, secara terpisah, Komandan Kodim 0815/Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo mengatakan bahwa jumlah total KDKMP di Kabupaten Mojokerto yang diresmikan pada momen ini sejumlah 284 titik. Jumlah ini, menurut Letkol Abi, sudah cukup baik meski masih terdapat beberapa desa yang belum siap mengikuti peresmian KDKMP serentak ini.
“Untuk tahap awal, dari 305 desa kelurahan, 284 kita bisa proses bangun, sehingga capaian kita sekitar 90% lebih, kita bisa mendirikan KDKMP ini berkat kerja sama dari Bupati, semua pihak desa juga mendukung, tentunya semuanya lah,” jelasnya saat ditemui awak media.
Masih saat sesi wawancara, Letkol Abi menuturkan terkait bidang usaha apa saja yang akan ditekuni oleh tiap KDKMP di Kabupaten Mojokerto. Selain melayani simpan pinjam dan jual beli kebutuhan pangan atau sembako, ia mencanangkan akan ada klinik kesehatan, khususnya di tiap KDKMP agar kebutuhan warga pada bidang kesehatan bisa terpenuhi.
“Itu ada simpan pinjam, sembako, jual beli sembako, terus juga ada tadi ada apotek, apotek obat-obatan murah, di sini juga ada klinik, nanti di sebelah sana (menunjuk gedung KDKMP Seduri) dilengkapi dengan klinik,” tandasnya. (hnf)




