.IDEAJATIM.ID, MALANG – MTsN 3 Malang bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya menggelar sosialisasi keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Kegiatan yang berlangsung di aula ma’had putri itu bertujuan menanamkan budaya tertib dan aman kepada siswa sejak dini.
Sosialisasi menghadirkan tim Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), yakni Kepala Regu Polsuska wilayah Lawang-Pakisaji Achmad Nuryanto, Kepala Regu Polsuska wilayah Kepanjen-Wlingi Panca Yulianto, serta anggota Polsuska wilayah Malang, Fajrin Dewi.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MTsN 3 Malang, Ahmad Sunyoto, mengatakan edukasi keselamatan perkeretaapian penting untuk membentuk karakter disiplin dan kepedulian siswa terhadap keselamatan bersama.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa memahami pentingnya keselamatan perjalanan kereta api dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Dalam pemaparannya, Achmad Nuryanto menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat, termasuk pelajar, perlu memahami aturan dan menjaga keamanan di sekitar jalur kereta.
Ia menjelaskan sejumlah tindakan yang dapat membahayakan perjalanan kereta api, seperti meletakkan benda di atas rel, melakukan vandalisme, hingga bermain di sekitar jalur kereta.
“Tindakan tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan dan kerugian besar,” katanya.
Selain materi keselamatan, siswa juga dikenalkan dengan berbagai profesi di dunia perkeretaapian, seperti Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), masinis, kondektur, hingga Polisi Khusus Kereta Api.
Pada kesempatan yang sama, PT KAI Daop 8 Surabaya menyerahkan bantuan peralatan olahraga kepada MTsN 3 Malang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi kuis dan tanya jawab. Antusiasme siswa terlihat saat aktif mengikuti materi dan menjawab pertanyaan dari narasumber.
“Siswa sangat antusias dan komunikatif. Kami berharap pemahaman tentang keselamatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Achmad. (*)





