Perangi Perundungan, Disdik Kota Batu Deklarasikan Sekolah Aman dan Nyaman di Gugus III

IDEA JATIM, BATU – Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pendidikan terus memperkuat komitmen dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif. Hal ini ditegaskan dalam perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Sekolah III Kecamatan Batu di SDN Songgokerto 03, Selasa (12/5/2026).

Acara yang mengusung tema “Langkah Kecil Hari Ini, Masa Depan Besar Nanti” ini menjadi momentum krusial dengan dilaksanakannya Deklarasi Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Perundungan. Agenda ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, M.T., Ph.D.

Dalam sambutannya, Alfi menekankan bahwa deklarasi ini merupakan bentuk komitmen kolektif antara sekolah, guru, orang tua, hingga pemerintah. Ia menegaskan bahwa sekolah harus menjadi rumah kedua yang paling aman bagi anak-anak.

“Sekolah aman dan nyaman berarti menjamin hak anak untuk belajar tanpa rasa takut. Anak yang merasa terancam oleh perundungan atau kekerasan tidak akan bisa fokus menyerap ilmu. Deklarasi ini adalah jaminan psikologis dan fisik bagi mereka,” ujar Alfi.

Baca Juga:  Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Batu Lepas 183 Petugas Lapangan

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi nyata dari Permendikbudristek No. 46/2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. Dinas Pendidikan menargetkan pembentukan satgas khusus di setiap sekolah untuk memantau dan mencegah segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun seksual.

Alfi juga memaparkan bahwa suasana belajar yang inklusif tanpa stigma adalah kunci dalam membangun karakter siswa yang empati dan gotong royong. Menurutnya, lingkungan yang sehat secara mental akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.

“Siswa yang nyaman secara emosional akan lebih aktif dan kreatif. Ini adalah fondasi penting kita menuju Generasi Emas 2045. Di Kota Batu, kita tidak ingin ada anak yang putus sekolah hanya karena merasa tidak aman di lingkungannya,” imbuhnya.

Kegiatan yang bekerja sama dengan berbagai mitra ini berlangsung meriah dengan rangkaian acara mulai dari senam ceria, dongeng, hingga penandatanganan pakta deklarasi. Usai memberikan arahan, Kepala Dinas beserta tamu undangan menyempatkan diri meninjau Pameran Karya Guru yang menampilkan inovasi alat peraga edukasi dari para pendidik di wilayah Gugus III.

Baca Juga:  ​Turnamen Sepak Bola KU 10 dan 12 tahun, Wadah Bentuk Karakter dan Cari Bakat Muda

Ketua Gugus III Kecamatan Batu, Muliati, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan. Ia berharap deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi standar kerja harian bagi seluruh warga sekolah di wilayahnya. (*)

Berita Terkini

Wamen P2MI Ungkap Bekal untuk Lulusan Umsida Agar Masuk Pasar Kerja Global

IDEAJATIM.ID, SIDOARJO - Perubahan dunia kerja yang semakin cepat...

1.116 Wisudawan Umsida Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Wamen P2MI

IDEAJATIM.ID, SIDOARJO - Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Wisuda...

Basarnas Temukan Remaja Tenggelam di Air Terjun Kepulungan

IDEA JATIM, PASURUAN — Proses pencarian yang dilakukan tim...
spot_img
Berita Terkait

Kategori Populer

spot_imgspot_img