IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Kontingen finswimming Kabupaten Pasuruan tampil gemilang dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jawa Timur 2026 di Kolam Renang Veteran, Kabupaten Lumajang. Dalam ajang yang berlangsung selama tiga hari, 8-10 Mei 2026 itu, Kabupaten Pasuruan sukses meraih Juara Umum III dengan total 41 medali.
Prestasi tersebut terdiri dari 12 medali emas, 13 perak dan 16 perunggu dari berbagai nomor perorangan maupun estafet. Hasil ini menjadi bukti meningkatnya kualitas atlet muda finswimming Kabupaten Pasuruan yang mampu bersaing di tingkat Jawa Timur.
Perolehan emas didominasi nomor perorangan. Wahyu Anggoro menyumbang emas di nomor 50 meter surface dan apnea KU A putra. Zerllina Putri juga tampil impresif dengan dua emas di nomor 50 meter surface dan 50 apnea KU A putri.
Sementara itu, Thalita Laelani meraih emas di nomor 100 dan 200 meter bifin KU B putri. Atlet muda lainnya seperti M. Althaf Zaidan dan Berry Ongkowijoyo juga menyumbangkan emas dari nomor KU D putra.
Tak hanya unggul di nomor individu, kontingen Kabupaten Pasuruan juga berjaya di nomor estafet. Medali emas diraih dari nomor 4×100 estafet bifin KU C Mix, 4×100 bifin KU D Mix dan 4×50 bifin KU E putra.
Kepala Pelatih Finswimming Kabupaten Pasuruan, M. Riyad mengaku bangga dengan capaian atlet-atletnya. Menurutnya, banyak medali diraih atlet usia muda dari kelompok usia D hingga F.
“Prestasinya sama banyak dengan atlet senior dan itu sangat bagus. Kami bangga karena regenerasi atlet berjalan baik,” ujarnya saat penutupan Kejurda, Minggu (10/5/2026).
Ia menjelaskan, seluruh atlet telah menjalani latihan intensif setiap hari sebelum kejuaraan berlangsung. Bahkan porsi latihan ditambah mendekati pertandingan agar atlet siap secara fisik maupun mental.
Dalam Kejurda kali ini, Kabupaten Pasuruan mengirim lebih dari 30 atlet didampingi enam pelatih dan official.
Ke depan, POSSI Kabupaten Pasuruan langsung mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Finswimming 2026 di Bali pada 7-12 Juli mendatang.
Ketua POSSI Kabupaten Pasuruan, M. Munir menyebut persaingan di Kejurnas dipastikan lebih berat. Meski begitu, pihaknya optimistis mampu memberikan hasil terbaik.
“Daerah seperti Badung dan beberapa tim dari Bali akan menjadi lawan kuat. Tapi kami tetap optimistis dan terus meningkatkan latihan,” pungkasnya. (*)





