IDEA JATIM, BATU – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) kerap kali memicu kekhawatiran bagi sebagian orang tua. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat MT. Ph.D memberikan pesan menyejukkan sekaligus motivasi bagi masyarakat.
Alfi menegaskan bahwa tidak diterima di SMP Negeri bukanlah akhir dari segalanya dan sama sekali bukan penentu masa depan seorang anak. Saat ini, kualitas SMP Swasta di Kota Batu sudah sangat bersaing dan tidak kalah bagusnya dengan sekolah negeri, baik dari segi akademik, fasilitas, maupun pembentukan karakter.

Menurut Alfi, memilih SMP Swasta di Kota Batu justru bisa menjadi langkah yang sangat tepat bagi tumbuh kembang anak. Ia membeberkan tiga keunggulan utama yang dimiliki oleh SMP Swasta di Kota Batu saat ini.
Tiga hal tersebut adalah unggul dalam Pendidikan Karakter dan Agama. Diungkapnya banyak SMP Swasta di Kota Batu, baik yang berbasis keagamaan (seperti pesantren, sekolah Islam terpadu, maupun sekolah Kristen/Katolik) serta sekolah umum, memiliki fokus yang sangat kuat pada pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan nilai-nilai kehidupan.

“Kemudian fasilitas dan lingkungan belajar yang mendukung. Di mana Sekolah swasta sering kali menawarkan inovasi pembelajaran yang lebih fleksibel. Dengan rasio guru dan murid yang ideal, pendekatan belajar ke setiap anak bisa dilakukan secara lebih personal dan kreatif,” bebernya.
Ketiga program unggulan dan ekstrakurikuler beragam, mulai dari program bilingual, penguasaan teknologi, kelas bakat minat, hingga prestasi di bidang non-akademik. SMP Swasta di Kota Batu banyak yang memiliki rekam jejak mencetak prestasi hingga tingkat regional dan nasional.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu ini menekankan bahwa esensi dari eselon pendidikan bukan terletak pada status sekolahnya, melainkan proses belajar di dalamnya.
“Sekolah di mana pun tujuannya sama. Yang paling menentukan kesuksesan adalah semangat belajar siswa, dukungan penuh dari orang tua, serta lingkungan sekolah yang nyaman dan positif,” ujar Alfi Nurhidayat.
Di akhir penyampaiannya, Alfi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk bersama-sama menyebarkan semangat positif ini. Tujuannya agar anak-anak di Kota Batu tetap optimis, percaya diri, dan siap menyongsong masa depan yang cerah di sekolah mana pun mereka belajar.
“Sekolah Swasta? Siapa takut!” pungkasnya dengan nada optimis. (*)



