IDEA JATIM, DENPASAR – Kehadiran Pemerintah Kota Batu dalam ajang Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Denpasar, Bali, sukses mencuri perhatian. Mengambil langkah strategis dengan fokus penuh pada sektor ekshibisi, stan Kota Batu justru laris manis dan diborong oleh para pengunjung, mulai dari produk fesyen seperti batik khas hingga produk pertanian buah-buahan segar dan olahannya.
Rangkaian agenda Rakerwil IV APEKSI yang berlangsung mulai 20 hingga 23 Mei 2026 ini menjadi ruang strategis bagi Kota Batu. Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, yang hadir langsung di lokasi menyatakan bahwa momentum ini dimanfaatkan secara optimal untuk mempromosikan potensi lokal secara langsung kepada kota-kota lain di Indonesia.
“Kota Batu memanfaatkan momentum ini dengan optimal, baik untuk menyuarakan isu strategis di forum utama maupun mempromosikan potensi lokal kita secara langsung kepada kota-kota lain,” ujar Heli Suyanto, Jumat (22/5).

Strategi Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu yang memilih fokus total pada pameran produk terbukti sangat ampuh. Stan Kota Batu tampil memikat dengan visualisasi tiga destinasi wisata ikonik pada backdrop-nya, yaitu Taman Rekreasi Selecta, Kaliwatu Rafting (wisata pemacu adrenalin), The Onsen Hot Spring Resort (akomodasi bernuansa Jepang).
Tak hanya visualnya yang memanjakan mata, isi stan yang menyuguhkan beragam produk kreatif Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga langsung diserbu. Produk kriya, aksesoris fesyen, hingga tas dan kain bermotif batik khas Batu menjadi buruan utama pengunjung yang mencari produk kerajinan autentik.
Tidak kalah mentereng, produk pertanian bumi Kota Batu juga menjadi primadona yang paling dicari. Pengunjung rela mengantre dan memborong produk buah-buahan serta sayuran segar, hingga produk makanan olahan khas seperti Keripik Apel, Keripik Wortel, Keripik Paprika.
Daya tarik stan Kota Batu ternyata tidak hanya memikat sesama peserta APEKSI dari 13 kota, tetapi juga berhasil menyedot perhatian wisatawan mancanegara (wisman) yang sedang berlibur di Pulau Dewata. Sejumlah turis asing terlihat sangat antusias menghampiri stan, berinteraksi dengan petugas, hingga mencicipi produk camilan buah yang dipamerkan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengungkapkan bahwa pihaknya memang sengaja gencar mengenalkan seluruh potensi wisata secara komprehensif melalui pembagian selebaran (flyer).
“Melalui flyer tersebut, kami ingin mengabarkan kepada masyarakat luas dan para wisatawan bahwa pilihan wisata serta akomodasi di Kota Batu sangat lengkap dan siap menyambut kunjungan mereka,” jelas Onny.
Kesuksesan pameran ini berjalan beriringan dengan padatnya agenda Rakerwil IV APEKSI 2026. Setelah dibuka dengan Denpasar City Expo dan jamuan Sunset Cruise Dinner di atas Kapal Phinisi pada hari pertama, hari kedua diisi dengan Sidang Pleno di Hotel Prama Sanur untuk membahas isu strategis nasional dan penunjukan tuan rumah Rakerwil 2027.
Paralel dengan sidang, terdapat pula program City Tour dan Ladies Program ke Pasar Kumbasari. Seluruh rangkaian acara akan ditutup pada Sabtu (23/5) pagi di Pantai Sanur dengan kegiatan yoga, jalan santai, dan aksi lingkungan pelepasan tukik (anak penyu).
Melalui kesuksesan stan yang sukses memikat wisatawan domestik dan asing ini, diharapkan angka kunjungan ke Kota Batu dapat terus melonjak sekaligus mendongkrak perekonomian para pelaku UMKM lokal. (*)




