IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Pemerintah Kota Kota Pasuruan merotasi 139 pejabat eselon II hingga IV, Kamis (30/4/2026), dengan penekanan pada kinerja yang responsif, adaptif, dan inovatif dalam pelayanan publik.
Mereka terdiri dari 6 pejabat tinggi pratama, 36 pejabat administrator, 95 pejabat pengawas, serta masing-masing satu pejabat fungsional yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala UPT Puskesmas dan Direktur PDAM.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, di Gedung Kesenian Darmoyudo.
Sejumlah posisi strategis turut bergeser. Rudiyanto kini menjabat Staf Ahli Sosial dan Budaya, Sahari Putro sebagai Kepala Dinas P3AKB, serta Yudi Andi Prasetya sebagai Kepala Dinas Sosial menggantikan Kokoh Arie Hidayat yang kini menjabat Kepala Bapperida. Selain itu, Siti Rochana mengisi posisi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sementara Lucky Danardono berpindah menjadi Kepala Disperindag. Yudi Wibowo ditunjuk sebagai Direktur PDAM.
Wali Kota menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan reformasi birokrasi. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik mampu merespons cepat berbagai tantangan, mulai dari perubahan regulasi hingga persoalan sosial di masyarakat.
“Pejabat harus responsif, adaptif, dan inovatif. Pelayanan publik harus semakin baik karena masyarakat sekarang juga aktif mengawasi,” ujarnya.
Menurutnya, peran masyarakat yang semakin kritis menuntut pemerintah lebih terbuka dan cepat dalam menangani persoalan. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi aktif, terutama di tingkat kelurahan.
Khusus untuk Direktur PDAM yang baru, Wali Kota berharap ada peningkatan kualitas pelayanan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi.
Di akhir arahannya, ia mengingatkan seluruh pejabat agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, tidak hanya kepada negara dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. (*)




