Perkuat Kepastian Hukum, Pemkab Mojokerto Gandeng Kejari Lewat MoU Strategis

IDEAJATIM.ID, MOJOKERTO – Komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis hukum terus ditegaskan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa. Terbaru, ia menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto sebagai langkah konkret memperkuat pendampingan hukum di lingkungan pemerintahan, Kamis, (16/4/2026)

Penandatanganan kesepakatan berlangsung di Smartroom Satya Bina Karya (SBK) Pemkab Mojokerto. Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Gus Bupati itu menegaskan, kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan pemerintahan yang akuntabel dan berlandaskan kepastian hukum.

Ia menjelaskan, terdapat tiga poin utama dalam kesepakatan tersebut. Pertama, pemberian bantuan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Melalui peran jaksa pengacara negara, Kejari akan mewakili Pemkab maupun BUMD, baik sebagai penggugat maupun tergugat, melalui jalur litigasi maupun nonlitigasi.
“Pendampingan ini penting agar setiap langkah kebijakan pemerintah memiliki dasar hukum yang kuat,” tegasnya.
Kedua, pemberian pendapat hukum (legal opinion) serta pendampingan hukum (legal assistance) pada berbagai persoalan perdata dan tata usaha negara. Ketiga, peningkatan kompetensi hukum bagi aparatur melalui pendidikan, pelatihan, seminar, hingga penyuluhan hukum.

Gus Bupati pun mengimbau seluruh perangkat daerah hingga BUMD untuk memanfaatkan MoU tersebut secara maksimal. Menurutnya, pendampingan hukum sangat krusial, terutama dalam proses pengadaan barang dan jasa maupun pengelolaan anggaran.
“Saya berharap kesepakatan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kejari Kabupaten Mojokerto, Fauzi, menegaskan bahwa sinergi ini tidak boleh berhenti sebatas penandatanganan dokumen.

Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan agar kerja sama tersebut bisa diimplementasikan secara nyata.
“Kesepakatan ini harus hidup dalam praktik, bukan hanya di atas kertas. Kuncinya ada pada komunikasi dan koordinasi yang baik,” tandasnya. (*)

Berita Terkini

Manfaatkan Lahan Sawah, SMPI Islam Almaarif 01 Singosari Tanam Alpukat dan Durian

IDEAJATIM.ID, MALANG – SMPI Islam Almaarif 01 Singosari terus...

Bupati Rusdi Dorong Layanan Tanpa Ribet, Siapkan Grup WA Darurat di Tiap Kecamatan

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Komitmen menyederhanakan layanan publik ditegaskan Bupati...

Senam Bareng hingga Bansos Balita, Pemkot Pasuruan Perkuat Kolaborasi Tekan Stunting

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Upaya menekan angka stunting terus digencarkan...

Sarjana Plus Tiket Kerja

IDEA JATIM, MALANG - Ijazah saja tidak cukup. Begitu...
spot_img