IDEA JAMTIM, MALANG – Merayakan hari jadinya yang ke-3, komunitas literasi Dudukbaca menggelar acara puncak bertajuk “Rona Cerita: Berseri bersama Aksara” di Malang Creative Center (MCC) pada Minggu (21/6). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini mengusung konsep open house dengan melibatkan puluhan kolaborator, sponsor, dan berbagai komunitas literasi lintas daerah.
Ketua Dudukbaca, Muhammad Eko Aditya Arie R, mengungkapkan bahwa perkembangan konsep perayaan ini merefleksikan perjalanan komunitas yang kian inklusif.

“Dulu di tahun pertama kami hanya menggelar lapak baca sederhana dan tiup lilin. Di tahun ketiga ini, kami ingin Dudukbaca menjadi ruang aman bagi siapa saja untuk mengaktualisasikan diri di bidang literasi,” ujar Eko.
Senada dengan Eko, Koordinator Event & Collaboration Dudukbaca, Indah Ayu Nada Nabilah (Bila), menjelaskan bahwa kolaborasi masif ini sengaja dirancang untuk mematahkan stigma bahwa membaca adalah aktivitas yang membosankan. Sejumlah pihak besar turut menyokong acara ini, mulai dari Bank Indonesia (BI), Gramedia Pustaka Utama (GPU), hingga penerbit nasional lainnya.

Tak hanya itu, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan interaktif dari berbagai komunitas. Diantaranya Read Aloud Malang Raya dengan mengulas sejarah perjalanan Dudukbaca melalui metode membaca nyaring.
Kemudian Van Theater yang menyajikan pertunjukan tentang dinamika literasi di era digital. Cerita Jagiya dengan menampilkan open mic bersama para pemenang pre-event. Dan Pelangi Sastra & Barasua menutup acara lewat penampilan musikalisasi puisi yang syahdu.
Melalui momentum ini, Dudukbaca berharap ekosistem literasi di Malang Raya terus menguat dan dapat menginspirasi munculnya gerakan-gerakan serupa demi memperluas akses bacaan bagi masyarakat luas. (*)




