PCHC Garap MV Ketiga: Eksperimen Sukses yang Picu Gelombang Baru di Bawah Tanah Malang

IDEA JATIM, KOTA MALANG – Ketika Primitive Chimpanzee (PCHC), salah satu band veteran Malang era 90-an, memutuskan untuk “gas” merilis tiga video musik sekaligus, itu bukan sekadar nostalgia. Tindakan itu justru menjadi eksperimen berani yang berhasil, sekaligus katalisator yang memacu optimisme dan gerak seluruh ekosistem musik underground Kota Malang.

Rilis MV “Metal Pret” bukanlah akhir, melainkan puncak dari sebuah eksperimen strategis. Setelah sebelumnya meluncurkan “Flesh Ripper” dan “Makadam”, PCHC membuktikan bahwa band dengan akar di era kaset bisa beradaptasi dan menguasai medium digital dengan hasil memukau. Andra, selaku penanggung jawab produksi MV ini, melihatnya sebagai bagian dari fenomena yang lebih besar.

“Pergerakan skena di Malang dari 2023 hingga awal 2026 ini sangat signifikan. Event besar banyak, band lama aktif lagi, band baru bermunculan. Yang dilakukan PCHC ini adalah bagian dari dan sekaligus penggerak tren positif itu,” ujar Andra. Ia memandang, keputusan band selegendaris PCHC untuk investasi serius pada kualitas visual memberikan standar baru dan suntikan energi bagi seluruh komunitas.

Eksperimen ini juga menunjukkan pola kolaborasi modern. PCHC tidak bekerja dalam vakum. Mereka melibatkan kekuatan jaringan seperti DMS Crew, kolaborasi aktif Bersama Musisi lain seperti Sahery Mulia (Anorma), dan diperkuat visi sutradara Rizky “Boncel”. “Seru ae, dengan waktu kurang dari 2 bulan kita bikin konsep untuk tiga MV. Ini gila,” kata Boncel, menggambarkan intensitas dan profesionalisme yang diterapkan.

Dari sudut pandang ini, suksesnya tiga MV Primitive Chimpanzee berfungsi seperti proof of concept yang powerful. Mereka membuktikan bahwa dengan memanfaatkan teknologi, jaringan komunitas, dan semangat kolaborasi, band underground bisa menghasilkan karya yang kompetitif dan berdampak luas. Kesuksesan mereka bukan hanya milik PCHC, tetapi menjadi inspirasi sekaligus tantangan bagi band-band lain—baik yang lama bangkit maupun yang baru merintis—untuk ikut “menancap gas”. Pergerakan di lorong-lorong bawah tanah Malang pun terdengar semakin keras dan terarah. (*)

Berita Terkini

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Rusdi Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi di Kabupaten Pasuruan

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Perencanaan...

MTs Almaarif 01 Singosari Gelar Safari Ramadan, Ajak Ratusan Siswa Kegiatan Edukatif

IDEAJATIM.ID, MALANG – MTs Almaarif 01 Singosari memiliki cara...

Pemkot Pasuruan Genjot Partisipasi Cek Kesehatan Gratis, Target 70 Persen Warga Ikut Program CKG

IDEAJATIM.ID, PASURUAN – Pemerintah Kota Pasuruan terus mendorong peningkatan...

MTs Almaarif 01 Singosari Gelar Safari Ramadan, Ajak Ratusan Siswa Kegiatan Edukatif

IDEAJATIM.ID, MALANG – MTs Almaarif 01 Singosari memiliki cara...
spot_img