MTs Almaarif 01 Singosari Terapkan Disiplin Positif, Perkuat Program Madrasah Ramah Anak

IDEAJATIM.ID, MALANG – Program Madrasah Ramah Anak di MTs Almaarif 01 Singosari, Malang, diperkuat melalui penerapan disiplin positif yang menekankan pendekatan tanpa kekerasan, guna menciptakan lingkungan belajar aman, nyaman, dan humanis bagi siswa.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penerapan Disiplin Positif dalam Program Madrasah Ramah Anak yang digelar pada Jumat (1/5/2026) kemarin.

Kegiatan berlangsung di kantor madrasah dengan melibatkan seluruh elemen pendidikan, mulai dari guru, tenaga kependidikan, komite, peserta didik, hingga wali murid. Program ini menjadi langkah konkret dalam membangun budaya belajar yang kondusif dan berorientasi pada perlindungan hak anak.

Hadir sebagai narasumber, fasilitator nasional Bekti Prastyan, S.Pd.I bersama Ahmad Asyhari, S.Pd memberikan penguatan konsep disiplin positif yang dinilai relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
Bekti Prastyan menegaskan bahwa pendekatan disiplin di sekolah tidak lagi menitikberatkan pada hukuman, melainkan pembinaan yang mampu menumbuhkan kesadaran diri siswa.
“Kita orang dewasa harus bisa menjadi teladan sekaligus sahabat bagi anak-anak,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap persoalan yang dihadapi siswa memiliki latar belakang berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan yang bijak dan tidak seragam.
“Setiap masalah anak memiliki akar yang berbeda. Penting bagi pendidik untuk menggali dan menyelesaikannya secara tepat,” tambahnya.

Konsep disiplin positif yang diterapkan menekankan prinsip tanpa kekerasan, tanpa perendahan, serta mendorong tumbuhnya kesadaran diri peserta didik. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip Madrasah Ramah Anak yang mengedepankan penghormatan terhadap martabat dan perkembangan psikologis anak.

Sementara itu, Ahmad Asyhari menyoroti pentingnya kolaborasi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, MTs Almaarif 01 Singosari diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik dalam penerapan pendidikan berbasis karakter. Tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian dan kesejahteraan mental peserta didik secara menyeluruh. (*)

Berita Terkini

Satu dari Dua Korban Kapal Tenggelam Di Gresik Ditemukan Tim SAR

IDEA JATIM, GRESIK - Tim SAR gabungan temukan satu...

Intip Program Vokasi SMP Insan Amanah: Cara Keren Cetak Generasi Entrepreneur

IDEA JATIM, MALANG - Lupakan soal nilai di atas...
spot_img
Berita Terkait