IDEA JATIM, BATU — Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) untuk masa bakti 2026–2030. Pengukuhan ini menandai babak baru pengembangan ekosistem dan prestasi olahraga elektronik di Tanah Air.
Dalam proses pengukuhannya, kepemimpinan baru PB ESI di bawah komando Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra mengusung visi besar untuk memperkuat prestasi esports Indonesia agar semakin diperhitungkan di kancah regional Asia hingga kancah internasional. Fokus utama diarahkan pada pembinaan atlet usia dini, peningkatan tata kelola organisasi yang profesional, serta sinergi lintas sektor guna memajukan industri game lokal.
Kehadiran kepemimpinan baru ini mendapatkan sambutan dan apresiasi hangat dari berbagai pengurus daerah, salah satunya datang dari Ketua E-Sports Indonesia (ESI) Kota Batu, Azariel.
Menanggapi pengukuhan tersebut, Ketua ESI Kota Batu, Azariel, menyampaikan ucapan selamat sekaligus komitmen penuh jajarannya dalam mendukung seluruh program kerja PB ESI di bawah kepemimpinan Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra.
“Atas nama keluarga besar ESI Kota Batu, kami mengucapkan selamat atas pengukuhan Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra sebagai Ketua Umum PB ESI masa bakti 2026–2030. Kami siap memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan beliau agar esports Indonesia semakin jaya, solid, serta mampu meraih prestasi terbaik tidak hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga di kancah internasional,” ujar Azariel, Ketua ESI Kota Batu.
Azariel optimis bahwa di bawah kepemimpinan Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra, ekosistem esports nasional akan melahirkan lebih banyak talenta berbakat dari berbagai daerah, termasuk dari Kota Batu, yang siap mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.
Dengan sinergi yang kuat antara pengurus pusat, daerah, serta para pemangku kepentingan industri kreatif dan olahraga, dunia esports Indonesia diyakini akan terus berkembang pesat dan menorehkan sejarah baru dalam prestasi olahraga prestasi masa depan. (*)





