Mencetak ‘Local Heroes’ dari Kota Dingin: Kadisdik Batu Tekankan Inovasi Pemuda Harus Berdampak Nyata

IDEA JATIM, BATU – Suasana Arjuna Hall Hotel Zam-Zam pada Rabu (6/5/2026) pagi tampak berbeda dari biasanya. Puluhan pemuda terpilih dari berbagai sudut Kota Batu berkumpul dengan satu misi: membuktikan bahwa kreativitas mereka mampu membawa perubahan bagi daerah. Momentum ini menandai dibukanya agenda strategis Sosialisasi Kepemudaan dan Bimtek Seleksi Pemuda Pelopor Kota Batu 2026.

Hadir membuka acara secara resmi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, M.T., Ph.D., memberikan pidato yang membakar semangat para peserta. Dalam pandangannya, pemuda bukan sekadar angka dalam statistik kependudukan, melainkan pemegang kunci inovasi yang memiliki karakteristik unik: merdeka dalam berpikir dan lincah dalam bertindak.

Dalam sambutannya, sosok yang juga menjabat sebagai Ketua PII Kota Batu ini menegaskan bahwa tantangan zaman yang kian kompleks membutuhkan respons cepat yang biasanya lahir dari tangan anak muda.

“Pemuda memiliki keleluasaan dan energi inovasi untuk menjadi solusi atas segala permasalahan bangsa, khususnya di Kota Batu. Kita tidak butuh pemuda yang hanya menonton, kita butuh mereka yang berani menjadi pelopor,” ujar Alfi di hadapan 22 peserta dan perwakilan dari 25 Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kota Batu.

Lebih lanjut, Alfi yang dikenal sebagai akademisi sekaligus birokrat visioner ini menekankan bahwa ajang Pemuda Pelopor bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang. Ia menitikberatkan pada aspek Networking (jejaring). Menurutnya, ruang silaturahmi ini adalah tempat bertemunya berbagai ide liar yang jika disatukan akan menjadi kekuatan besar bagi pembangunan kota.

Satu poin penting yang ditekankan mantan Kadis PUPR ini adalah prinsip sustainability atau keberlanjutan. Ia mengingatkan agar kegiatan ini tidak terjebak dalam jebakan seremonial tahunan yang habis setelah piala dibagikan.

“Sebuah gerakan dikatakan berhasil bukan saat acara selesai, tapi saat dampaknya tetap terasa dan lestari di tengah masyarakat. Ada pembangunan berkelanjutan di sana,” tegas Alumnus S3 Civil Engineering University Technology of Malaysia (UTM) tersebut.

Mengutip pesan filosofis yang mendalam, Alfi berpesan, “Khoirunnas Anfa’uhum Linnas”, bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Ia berharap nilai ini menjadi kompas bagi setiap pemuda dalam menciptakan karya nyata. (*)

Berita Terkini

GENERASI TOLERAN ATAU GENERASI TERPOLARISASI? KRISIS PENDIDIKAN DI TENGAH MENGUATNYA INTOLERANSI

Oleh :Kepala SMA Nasional MalangSoni Syarifuddin, S.Pd. Saat ini, kita...

Tim SAR Temukan Korban Terakhir Kapal Tenggelam Di Perairan Gresik

IDEA JATIM, GRESIK - Korban terakhir kecelakaan kapal nelayan...

2 Orang MD Diduga Keracunan Minuman Oplosan; Polres Batu Lakukan Penyelidikan

IDEA JATIM, BATU – Kepolisian Resor Batu tengah mendalami...
spot_img
Berita Terkait